Di ujung timur Pulau Poteran, Sumenep, di balik gemuruh ombak yang memeluk pantai, tersembunyi sebuah tempat yang diselimuti aura magis. Bukan keindahan alam yang menjadi daya pikat utamanya, melainkan sebuah kompleks makam yang menyimpan rahasia spiritual tak terlukiskan.
Inilah tempat bersemayamnya sosok legendaris, Nyai Jasmani, atau yang akrab disapa Ebu Jasmani, seorang perempuan dari Kangean yang jejaknya abadi di hati masyarakat Madura.
Tapa Suci dan Air Kehidupan
Ebu Jasmani dikenal sebagai sosok yang menjalani laku tirakat dan tapa di berbagai tempat, hingga aura spiritualnya merasuk kuat ke setiap jengkal tanah di Dusun Sarotak, Desa Poteran. Para peziarah yang datang tak hanya merasakan ketenangan, tetapi juga keyakinan mendalam bahwa doa-doa mereka dikabulkan lebih cepat di tempat ini. “Sejak dulu orang tua kami menekankan untuk menghormati makam ini. Banyak yang merasakan doa cepat terkabul setelah berziarah,” tutur Moh. Sanin, sesepuh sekaligus Kepala Dusun setempat.
Tepat di samping makam, sebuah sumur tua menjadi pusat dari kekuatan sakral tersebut. Dikenal dengan nama Sumur Kaleng Bata, sumur ini bukanlah sumur biasa. Airnya dipercaya memiliki kekuatan penyembuhan yang luar biasa. Tak peduli seberapa panjang musim kemarau, air di sumur ini tak pernah surut. Nyai Naira, sang juru kunci, menjelaskan bahwa tradisi sakral ini telah turun-temurun: para peziarah dianjurkan berwudu dengan air suci ini sebelum memanjatkan doa di makam.
Magnet Spiritual yang Mengikat Jiwa
Kompleks makam Nyai Jasmani juga menjadi tempat peristirahatan bagi tokoh-tokoh spiritual lain, seperti Sayyid Yusuf dan Sayyid Amir. Kehadiran mereka semakin menegaskan posisi Pulau Poteran sebagai titik sentral dalam perjalanan spiritual di Madura. Bagi ribuan peziarah dari berbagai penjuru Madura dan Jawa Timur, tempat ini bukan sekadar destinasi, melainkan jembatan yang menghubungkan mereka dengan keyakinan, harapan, dan kedekatan dengan Sang Pencipta.
Di balik kesederhanaan makam dan sumur tua, terhampar sebuah kepercayaan teguh yang melampaui batas logika. Makam Nyai Jasmani dan air abadinya adalah bukti nyata bahwa di Pulau Poteran, hal-hal sakral dan magis masih hidup, mengalir bersama keyakinan, dan menjadi magnet abadi yang memanggil jiwa-jiwa untuk kembali.


















