
MADURAEXPOSE.COM–Ketua Umum Front Pemuda Madura (FPM), Asep Irama menyambut baik terpilihnya Anggota DPD RI Ahmad Nawardi sebagai Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Timur (Jatim) Periode 2016-2021.
Asep berharap terpilihnya Ahmad Nawardi dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas dan kesejahteraan para petani di Jatim.
“Salah satu masalah penting yang dihadapi para petani di Jatim terkait dengan kebijakan impor kebutuhan bahan pokok yang selalu dilakukan pemerintah. Skema impor inilah yang membuat para petani termasuk di Jatim selalu menjadi korban.”
“Dalam situasi seperti ini, terpilihnya Ahmad Nawardi tentu memberikan angin segar dan optimisme terhadap terwujudnya swasembada pangan, termasuk di Jatim. Sehingga kebijakan impor dapat dihentikan,” kata Asep di Jakarta pada Senin (05/12/2016).
Apalagi, kata Asep, HKTI Jatim diproyeksikan memiliki anggota sekitar 100.000 petani. Jumlah ini, imbuh dia, dapat menjadi instrumen penting dalam menjadikan Jatim sebagai percontohan bagi daerah lain dalam aspek manajemen pertanian guna meningkatkan kesejahteraan petani.
“Tentu saja, HKTI Jatim patut pula bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menyelenggarakan berbagai bentuk kegiatan yang dapat meningkatkan taraf hidup para petani,” tegas Asep.
Selain itu, Asep juga mengapresiasi rencana Ahmad Nawardi dalam memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah dan pusat agar meningkatkan pembangunan insfrastruktur pertanian demi kepentingan para petani.
Terlebih, menurut Asep, di Jatim selama ini dalam setiap tahun selalu terjadi penyempitan lahan produktif pertanian akibat digunakan untuk pembangunan perumahan, toko, dan tempat-tempat industri.
“Gagasan beliau (Ahmad Nawardi) untuk memperjuangkan agar lahan produktif pertanian tidak digunakan untuk pembangunan industri dan segala macam merupakan komitmen penting untuk menjaga ghairah aktifitas pertanian di Jatim,” demikian Asep.
Ahmad Nawardi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua HKTI Jatim dalam lima tahun ke depan melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) HKTI Jatim yang diselenggarakan di Hotel Vasa Surabaya pada Sabtu (03/12/2016).
[Arbania]



![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)