#Abd Rahman Suhu, Ketua Tim Penyelamat Pemilukada Sumenep mengancam laporkan Anwar Nuris ke Polda Jatim.[Foto:Ferry Arbania/Maduraexpose.com]

MADURA EXPOSE—Ketua Tim Penyelamat Pemilukada Sumenep, Abd Rahman Suhu tetap bersikukuh pada pendiriannya untuk melaporkan Anwar Nuris, salah satu Komisioner Panwaslu Kabupaten Sumenep yang telah menuduhnya sebagai biang dari kerusuhan di depan kantor Bawaslu Jawa Timur.

Tudingan itu disampaikan Nuris melalui salah satu media online pasca terjadinya aksi pengrusakan mobil Zamrod yang juga Komisioner Panwaslih. Padahal menurut Rahman, pihaknya sedang bersama teman-temannya sedang bersama Komisioner Bawaslu Jawa Timur.

“Kami tidak tahu menahu adanya aksi perngrusakan mobil milk panwaslu yang katanya dirusak orang itu. Karena pada saat kejadian, kami sedang bersama komisioner Bawaslu Jatim”, terang Abd. Rahman Suhu kepada Madura Expose Senin Malam (11/1/2016).

Disinggung kapan melapor, Rahman bilang, pihaknya masih berkoordinasi dengan tim advokat di Surabaya. Selain itu, sejak beberapa hari terakhir ini, dirinya disibukkan dengan berbagai tugas penting di Jakarta.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

“Insya Allah minggu ini kami laporkan Anwar Nuris ke Polda Jatim. Kita sesuaikan dengan beberapa kesibukan yang masih belum kelar”, tandasnya menambahkan.

Sebelumnya, Nuris melalui media online lokal mengaku sangat menyayangkan sikap puluhan pendukung ZA-EVA yang dinilai tidak dewasa dengan berbuat anarkhis. Komentar itu mengarah kepada terjadinya aksi pengrusakan salah satu mobil inventaris salah satu komisioner Panwaskab Sumenep yang dirusak orang tak dikenal.

Sementara Abdurrahman menjamin, tak satupun anggotanya yang bertindak diluar koordinasi karena sama-sama dalam satu komando. Sontak saja, pernyataan Noris tersebut mendapat reaksi keras karena dianggap memfitnah.

“Pernyataan Noris di media online itu jelas fitnah besar yang merugikan pihak kami. Kami menduga ini ada pihak ketiga yang sengaja bikin ulah dan skenario perngrusakan diarahkan pada pendukung ZA-EVA. Ini jelas fitnah. Harusnya Nuris itu tidak asal ngomong terhadap sesuatu yang tidak diketahui”, pungkas Koordinator Penyelamat Pemilukada Sumenep ini di Surabaya.

[bib/fer]