
Sumenep,Maduraexpose.com- Menjelang pelaksanaan Pilkada Sumenep 2015, netralitas Kepala Desa (Kades) kembali disoal oleh kalangan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang merupakan lembaga perwujudan demokrasi paling urgen dalam menentukan penyelenggaraan pemerintahan desa yang dekomratis dan kondusif.
“Pemasangan banner incumbent dengan “Kades” disejumlah desa di Sumenep sudah sangat meresahkan banyak kalangan, karena hal itu sama halnya mengarahkan warganya ke salah satu kandidat, kendatipun secara pribadi terkesan ada keberpihakan, tetaplah jadi “Kades” yg profesional, biarkan politik mengalir bagai air … !!!”, ujar Sandy Tyas Mulyadi, salah satu anggota LSM Petir dalam rilisnya kepada Maduraexpose.com kemarin.
Aktivis LSM yang juga Ketua BPD Payudan Daleman Kecamatan Guluk-guluk ini juga mendesak para Kades agar tidak mengorbankan persatuan desa yang rawan terkotak-kotak dengan munculnya pilihan warga desa yang dipastikan beda pilihan.
“Sebagai pemegang otoritas desa, seharusnya kades netral, hal ini bisa memelihara perpecahan antara sesama “rival” pasca pilkades berkepanjangan, biarkan arus politik itu deras mengalir sehat bagai air, resahnya warga pasca pilkades belum pulih dipompa lagi dgn kesibukan politik pragmatis pilbup, apa tak nyonyor (makin panas,Red)?”, imbuhnya menadaskan.
Ditambahkan Mulyadi, Secara moral, kades telah menyatakan sikap, itu sebentuk persoalan bagi warganya, ( masih mending jika yg didukung terpilih, jika tdk terpilih hal itu bisa jadi beban moral bagi warga & desanya, akan terkesan terkesampingkan nantinya oleh kebijakan2 calon terpilih krna bukan timsesnya, jika hal ini benar akan terjadi, bisa jadi runyam warga & desa jadi “korban”.
“Pada intinya, sikap kades (yang memasang foto dengan salah satu cabup, Red) itu tidak mendidik atau tidak profesional, kendatipun ada kecenderungan arah, ya tolong jangan korbankan warganya”, tutupnya dengan penuh kesal.
(san/fat/mex)



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
