Marak Banner Kades dan Bupati, BPD Sumenep Berang

Terbit: 22 Agustus 2015 | 17:46 WIB

Sumenep,Maduraexpose.com- Menjelang pelaksanaan Pilkada Sumenep 2015, netralitas Kepala Desa (Kades) kembali disoal oleh kalangan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang merupakan lembaga perwujudan demokrasi paling urgen dalam menentukan penyelenggaraan pemerintahan desa yang dekomratis dan kondusif.

“Pemasangan banner incumbent dengan “Kades” disejumlah desa di Sumenep sudah sangat meresahkan banyak kalangan, karena hal itu sama halnya mengarahkan warganya ke salah satu kandidat, kendatipun secara pribadi terkesan ada keberpihakan, tetaplah jadi “Kades” yg profesional, biarkan politik mengalir bagai air … !!!”, ujar Sandy Tyas Mulyadi, salah satu anggota LSM Petir dalam rilisnya kepada Maduraexpose.com kemarin.

Aktivis LSM yang juga Ketua BPD Payudan Daleman Kecamatan Guluk-guluk ini juga mendesak para Kades agar tidak mengorbankan persatuan desa yang rawan terkotak-kotak dengan munculnya pilihan warga desa yang dipastikan beda pilihan.

“Sebagai pemegang otoritas desa, seharusnya kades netral, hal ini bisa memelihara perpecahan antara sesama “rival” pasca pilkades berkepanjangan, biarkan arus politik itu deras mengalir sehat bagai air, resahnya warga pasca pilkades belum pulih dipompa lagi dgn kesibukan politik pragmatis pilbup, apa tak nyonyor (makin panas,Red)?”, imbuhnya menadaskan.

Ditambahkan Mulyadi, Secara moral, kades telah menyatakan sikap, itu sebentuk persoalan bagi warganya, ( masih mending jika yg didukung terpilih, jika tdk terpilih hal itu bisa jadi beban moral bagi warga & desanya, akan terkesan terkesampingkan nantinya oleh kebijakan2 calon terpilih krna bukan timsesnya, jika hal ini benar akan terjadi, bisa jadi runyam warga & desa jadi “korban”.

“Pada intinya, sikap kades (yang memasang foto dengan salah satu cabup, Red) itu tidak mendidik atau tidak profesional, kendatipun ada kecenderungan arah, ya tolong jangan korbankan warganya”, tutupnya dengan penuh kesal.

(san/fat/mex)

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *