
PAMEKASAN – Skandal “lele marinasi” di SMA Negeri 2 Pamekasan kini bukan sekadar urusan dapur sekolah, melainkan telah bermutasi menjadi isu kegagalan pengawasan birokrasi di tingkat pusat. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, bereaksi keras terhadap temuan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyuguhkan lele dalam kondisi mentah—lengkap dengan kumis yang masih utuh—sebagai potret rapuhnya kendali mutu Badan Gizi Nasional (BGN).
Dalam perspektif administrasi publik, insiden ini mengindikasikan adanya disconnect antara standar operasional prosedur (SOP) yang disusun di Jakarta dengan implementasi taktis di lapangan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Yahya Zaini secara tegas mendesak BGN untuk melakukan evaluasi menyeluruh guna memastikan bahwa setiap rupiah dari anggaran negara yang dikonversi menjadi makanan harus memenuhi parameter keamanan pangan (food safety) dan kecukupan gizi.
Baca Juga: Bau Amis Lele di Meja Siswa
Persoalan ini, menurut Yahya, mencerminkan lemahnya pengawasan dari jajaran BGN, terutama di tengah tantangan distribusi selama bulan puasa. Ia menilai standar menu selama Ramadan mestinya berupa makanan kering, bukan komoditas mentah yang berisiko tinggi membusuk sebelum dikonsumsi. Atas dasar itu, legislator dari Partai Golkar tersebut meminta BGN menjatuhkan sanksi tegas berupa pemberhentian sementara terhadap operasional dapur SPPG terkait sebagai bentuk pertanggungjawaban administratif.
Ketegasan sanksi ini dianggap krusial agar tidak terjadi preseden buruk dalam tata kelola program strategis nasional. Yahya menyayangkan hingga saat ini belum ada tindakan konkret terhadap Kepala Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di BGN, yang secara hierarkis merupakan perpanjangan tangan langsung pusat dalam mengurusi operasional dapur, kualitas gizi, hingga keamanan makanan di daerah.
Baca Juga: Sultan Madura Pindah Haluan: Dari Kemewahan Alphard ke Revolusi Tesla Elon Musk?
Kekisruhan ini bermula dari langkah berani pihak SMAN 2 Pamekasan yang menolak distribusi paket MBG dari SPPG Yayasan As-Salman Buddagan pada Senin (9/3). Video penolakan tersebut viral setelah pihak sekolah menemukan lele yang diklaim sebagai “lele marinasi” oleh ahli gizi SPPG, Fikri Muttawakil, nyatanya masih dalam kondisi hidup. Perwakilan sekolah mengkhawatirkan kondisi lele yang mentah tersebut akan membusuk dengan cepat dan mencemari komponen makanan lain, sehingga membahayakan keselamatan para siswa.
Secara teoritis, kegagalan ini menunjukkan lemahnya quality control pada rantai pasok program MBG. Jika fungsi pengawasan oleh SPPI dan BGN tidak dibenahi, maka anggaran jumbo untuk perbaikan gizi nasional justru berisiko menjadi inefisiensi anggaran yang hanya menyisakan “bau amis” di meja siswa.**
Editorial Note: Laporan ini merupakan bagian dari rangkaian investigasi dan pemantauan berkelanjutan Redaksi MaduraExpose.com terhadap implementasi Program Strategis Nasional (PSN) Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Madura. Segala kutipan narasumber dalam artikel ini disusun secara integratif untuk menjaga orisinalitas narasi dan kedalaman analisis publik, selaras dengan komitmen kami dalam menyajikan jurnalisme yang berwibawa dan kritis.
Ferry Arbania Executive Editor, Madura Expose Global Media

![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)