Mayoritas Warga Giliyang Hidup Diatas 100 Tahun

Terbit: 1 Juni 2015 | 04:39 WIB

Sumenep, MaduraExpose.com- Dalam catatan sejarah orang-orang Pulau Giliyang, Sumenep, dikenal memiliki umur panjang hingga ratusan tahun. Ditengarai, karena kawasan tersebut dikenal memiliki kandungan oksigen murni diatas rata-rata 20,9. Angka ini menunjukkan tertinggi di dunia setelah Negara Bosnia. Tak heran jika penduduk setempat, hampir mencapai 50 persen, mayoritas berumur panjang hingga usia diata 100 tahun.

Bahkan seorang nenek bernama Suhati, sampai saat ini sudah berumur 125 tahun dan Sumabiya berumur 100 tahun. Dua nenek ini merupakan saudara kandung yang tinggal di Desa Bancamara, Kecamatan Dungkek Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Meski sudah berusia lanjut, namun kedua nenek ini masih terlihat segar bugar dan terbukti, saat MaduraExpose.com berkunjung di kediamannya, mereka berdua masih sehat melakukan aktivitas keseharian.

“Nenek saya yang bernama Suhati sudah berumur 125 tahun dan sudah memiliki enam keturunan. Dan saya sendiri sudah memiliki dua orang cucu”, ujar Murais, cucu Suhati, saat berbincang dengan MaduraExpose.com.

(m2d/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *