
SUMENEP, MADURA EXPOSE – Semarak bulan suci Ramadan seringkali diwarnai fenomena unik sekaligus memprihatinkan: “Pasukan Sahur”. Mereka adalah golongan yang begitu antusias menyantap hidangan di penghujung malam, namun justru “pensiun” alias tidak melaksanakan ibadah puasa di siang harinya tanpa uzur syar’i yang jelas.
Bagaimana kacamata Fikih Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) memandang perilaku ini?
Sahur sebagai Wasilah Ibadah Dalam berbagai kitab mu’tabarah—mulai dari Safinatun Najah hingga Fathul Mu’in—dijelaskan bahwa makan sahur hukumnya adalah Sunnah Muakkadah. Baginda Rasulullah SAW bersabda, “Tashahharu fa inna fis-sahuri barakatan” (Bersahurlah kalian, karena di dalam sahur terdapat keberkahan).
Namun, para ulama memberikan catatan penting. Keberkahan sahur dan status kesunnahannya bersifat muqayyad atau terikat dengan tujuan utamanya, yakni memperkuat raga untuk menjalankan fardhu puasa. Secara esensial, sahur adalah wasilah (perantara), dan puasa adalah maqshid (tujuan).
“Jika seseorang makan di waktu sahur namun sejak awal sudah berniat tidak akan berpuasa tanpa alasan yang dibenarkan syariat, maka aktivitas makannya hanyalah makan malam biasa. Keutamaan sunnah dan keberkahan sahur yang dijanjikan Nabi SAW tidak akan didapat,” ungkap salah satu pengamat hukum Islam di Sumenep.
Ironi Spiritual: Memoles Kulit, Melupakan Isi Meninggalkan puasa Ramadan dengan sengaja tanpa uzur (seperti sakit, musafir, haid, atau nifas) merupakan salah satu dosa besar (kaba’ir). Dalam perspektif Aswaja, orang yang rajin bangun sahur namun sengaja tidak berpuasa ibarat seseorang yang “Memanaskan mesin kendaraan namun tidak pernah berangkat menuju tujuan”.
Secara hukum, ia tetap berdosa besar karena meninggalkan kewajiban puasa. Sementara makan sahurnya tidak bernilai ibadah karena tidak ada niat taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah melalui puasa. Bahkan, jika hal itu dilakukan dengan niat meremehkan syariat, pelakunya bisa terjerumus dalam perilaku istihza’ (memperolok syiar agama).
Kesimpulan Cadas Ibadah tidak bisa dipotong-potong sesuai selera. Mengambil nikmatnya makan sahur tapi menolak beban berlapar di siang hari adalah bentuk ketidakseriusan dalam beragama. Alangkah ruginya mereka yang sudah mengalahkan rasa kantuk demi sebiring nasi di waktu sahur, namun membuang pahalanya begitu saja saat matahari terbit.
Bagi umat Islam, khususnya di wilayah Madura yang kental dengan tradisi santri, Ramadan adalah momentum riyadhah (latihan jiwa). Mari jadikan sahur sebagai bahan bakar ketaatan, bukan sekadar ritual kenyang di tengah malam yang berujung sia-sia.
Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose



![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)