Berbanding Terbalik dengan Isu Viral, Wali Murid di Ganding Justru Syukuri Program Makan Bergizi Gratis

Terbit: 11 Februari 2026 | 13:11 WIB


SUMENEP, MADURA EXPOSE – Di tengah riuhnya sorotan media sosial terkait keluhan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa titik di Kabupaten Sumenep, pemandangan berbeda justru terlihat di Kecamatan Ganding. Program unggulan pemerintah ini terpantau berjalan kondusif tanpa riak keluhan dari pihak sekolah maupun wali murid.

Berdasarkan pantauan langsung tim Madura Expose di sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Ganding pada Rabu (11/02/2026), para siswa tampak antusias menikmati sajian yang diberikan. Program yang juga dikawal oleh unsur kewilayahan ini mendapat respons positif dari para orang tua.

Zaimah, salah satu wali murid yang ditemui media ini, mengungkapkan rasa syukurnya. Baginya, program MBG merupakan rezeki yang patut disyukuri bagi tumbuh kembang anak-anak di sekolah.

“Alhamdulillah di sekolah anak saya tidak ada keluhan dan kami sendiri merasa puas. Kami positive thinking saja, apa yang kami terima itulah rezeki anak saya,” ujar Zaimah dengan nada tulus, Rabu (11/02/2026).

Menanggapi maraknya pemberitaan negatif mengenai kualitas makanan di wilayah lain seperti isu ulat atau aroma tak sedap di platform TikTok dan Facebook, Zaimah mengaku enggan ambil pusing. Sebagai masyarakat biasa, ia memilih untuk fokus pada manfaat nyata yang dirasakan anaknya.

“Kami ambil positifnya saja, karena kami yakin pemerintah pasti mengambil kebijakan terbaik untuk rakyatnya. Kami harus pandai berterima kasih,” imbuhnya.

Senada dengan itu, pihak sekolah di Ganding juga memastikan bahwa koordinasi dengan penyedia menu dan pengawasan dari pihak terkait, termasuk jajaran TNI dari Kodim 0827 Sumenep melalui Koramil setempat, terus dilakukan guna menjamin standar gizi dan kebersihan tetap terjaga.

Keberhasilan di Kecamatan Ganding ini seolah menjadi fakta pembanding bahwa program MBG tidak seperti yang digambarkan oleh segelintir isu miring di media sosial. Sinergi antara pemerintah, aparat kewilayahan, dan masyarakat menjadi kunci suksesnya program nasional ini di tingkat akar rumput. (Red)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *