Sustono Terpilih Jadi Ketua Dekopinda Sumenep 2026-2031, Fokus Penguatan Ekonomi Anggota

Terbit: 17 Januari 2026 | 22:38 WIB

SUMENEP – Estafet kepemimpinan gerakan koperasi di Kabupaten Sumenep resmi berganti. Sustono ditetapkan sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Sumenep periode selanjutnya dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang berlangsung demokratis di Aula Pertemuan Kopwan Potre Koneng, Kamis (15/1/2026).

Gelaran Musda ini dipimpin langsung oleh Ketua Dekopinda Jawa Timur, Slamet Sutanto, dan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo serta Kepala DKUPP Sumenep Moh. Ramli.

Momentum Kebangkitan Koperasi di Sumenep

Ketua Dekopinda Jawa Timur, Slamet Sutanto, memberikan apresiasi tinggi atas tertibnya pelaksanaan Musda di Sumenep. Menurutnya, terpilihnya Sustono merupakan momentum penting untuk membawa perubahan positif bagi arah gerakan koperasi daerah.

“Musda ini berjalan dengan baik dan demokratis. Terpilihnya Bapak Sustono sebagai ketua baru diharapkan mampu memberikan energi segar bagi penguatan koperasi di Sumenep,” ujar Slamet Sutanto usai acara.

Slamet menekankan bahwa pemimpin koperasi di era modern harus memiliki tiga kapasitas utama: kemampuan komunikasi yang handal, inovasi yang relevan, serta adaptabilitas tinggi terhadap perubahan ekonomi global.

Menjadikan Dekopinda “Rumah Besar” Gerakan Koperasi

Dalam sambutan perdananya, Ketua Dekopinda Sumenep terpilih, Sustono, menyampaikan komitmennya untuk mentransformasi organisasi menjadi motor penggerak ekonomi yang lebih sehat, mandiri, dan berdaya saing.

“Dekopinda harus menjadi rumah besar bagi seluruh gerakan koperasi di daerah. Tantangan ke depan semakin kompleks, sehingga kolaborasi antara pengurus, pemerintah, dan pelaku usaha menjadi harga mati,” tegas Sustono.

Ia juga memaparkan visi kepemimpinannya yang akan difokuskan pada dua pilar utama:

  1. Penguatan Kelembagaan: Menata internal organisasi agar lebih profesional.

  2. Peningkatan Kapasitas Pengurus: Memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pengelola koperasi di seluruh desa.

“Target kami adalah memastikan koperasi hadir sebagai solusi ekonomi nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh anggota dan seluruh masyarakat Sumenep,” imbuhnya.

Dukungan Pemerintah Daerah

Hadirnya Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dalam acara tersebut menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terhadap eksistensi koperasi. Sinergi antara Dekopinda dan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi melalui sektor kerakyatan.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *