Mengapa Harus Pare? 3 Alasan UPI Sumenep Wajib Datangi Kampung Inggris Kediri

Terbit: 16 Desember 2025 | 15:51 WIB

SUMENEP, JAWA TIMUR – Universitas PGRI Sumenep (UPI Sumenep) baru-baru ini melaksanakan langkah progresif dalam mencetak lulusan berdaya saing global melalui program studi akademik ke Kampung Inggris Pare, Kediri. Keputusan memilih Pare sebagai destinasi belajar bukanlah kebetulan, melainkan hasil strategi matang yang berlandaskan pada kebutuhan adaptasi global.

Wakil Rektor I Bidang Akademik UPI Sumenep, Dr. Suhartatik, M.Pd, menegaskan bahwa investasi akademik ini merupakan keniscayaan demi mewujudkan visi kampus global. Lalu, apa saja alasan utama yang membuat Pare menjadi laboratorium terbaik bagi mahasiswa UPI Sumenep?

1. Pare: Kawah Candradimuka Kompetensi Komunikatif (Cepat Mahir)

Kampung Inggris Pare dikenal sebagai ekosistem pembelajaran yang sangat intensif dan berorientasi pada praktik. Alasan utama UPI Sumenep memilih Pare adalah karena lingkungan di sana secara efektif memaksa mahasiswa untuk segera mengaplikasikan teori ke dalam praktik.

  • Intensitas Tinggi: Program di Pare menawarkan durasi belajar yang padat dan terstruktur, memungkinkan mahasiswa meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara signifikan dalam waktu singkat.

  • Fokus Komunikasi: Pembelajaran di Pare tidak hanya mengasah linguistic competence (kemampuan tata bahasa), tetapi berfokus pada communicative competence. Ini adalah kemampuan krusial yang dibutuhkan lulusan untuk berinteraksi di dunia kerja internasional.

Menurut Dr. Suhartatik, penguasaan bahasa Inggris hari ini adalah kebutuhan fundamental, bukan lagi nilai tambah. Pare menjadi solusi cepat dan kontekstual untuk memenuhi tuntutan tersebut.

2. Laboratorium Experiential Learning Terlengkap di Indonesia

UPI Sumenep menjadikan program ini sebagai wujud nyata dari filosofi experiential learning (pembelajaran berbasis pengalaman). Pare menawarkan lingkungan belajar yang unik dan tidak dapat disimulasikan di dalam kelas formal.

  • Lingkungan Full English: Mahasiswa ‘dipaksa’ berada dalam lingkungan di mana bahasa Inggris menjadi bahasa sehari-hari. Ini menumbuhkan kepercayaan diri (confidence) dan menghilangkan rasa takut berinteraksi.

  • Disiplin dan Kolaborasi: Selain aspek bahasa, Pare juga mengajarkan budaya belajar yang disiplin, terbuka, dan kolaboratif—elemen penting dalam pembentukan karakter profesional.

  • Relevansi Kurikulum: Keterlibatan langsung mahasiswa dari berbagai program studi memastikan bahwa skill bahasa yang didapat relevan dengan kebutuhan riset dan akademik masing-masing bidang.

3. Investasi Humaniora Jangka Panjang untuk Global Mindset

Lebih dari sekadar keterampilan bahasa, kunjungan ke Pare adalah investasi jangka panjang dalam aspek humaniora dan pembentukan global mindset.

Kepala Kemenag Sumenep menyebut kegiatan ini sebagai upaya mencetak homo faber—manusia yang adaptif dan pencipta solusi. Keterampilan bahasa Inggris yang kuat adalah kunci untuk:

  • Akses Informasi Global: Membuka pintu akses terhadap sumber riset, jurnal, dan pengetahuan terbaru dari seluruh dunia.

  • Peluang Karir Internasional: Meningkatkan daya saing lulusan dalam melamar pekerjaan atau melanjutkan studi di kancah global.

Dengan memilih Pare, UPI Sumenep menunjukkan komitmen serius untuk tidak hanya memberikan ijazah, tetapi juga membekali mahasiswanya dengan alat komunikasi universal yang vital di era globalisasi.***

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Titip Lab di Mapolda Jatim

Terbit: 15 April 2026 | 14:41 WIB SUMENEP, MADURA EXPOSE– Keheningan Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, mendadak pecah pada Senin sore (13/4). Seolah menjadi…

Konferensi Pers Temuan Kokain 27 Kg Batal Mendadak Kapolda Jatim Dipanggil Wakapolri

Terbit: 14 April 2026 | 15:00 WIB SUMENEP – Publik yang menanti rilis resmi terkait temuan fantastis 27,83 kilogram diduga kokain di Giligenting harus gigit jari. Agenda konferensi pers yang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *