Struktur dan Pendekatan Pembelajaran Mata Kuliah “Filsafat dan Teori Administrasi Publik” dalam Program Magister

Terbit: 15 Desember 2025 | 13:00 WIB

Abstrak

Artikel ini mendeskripsikan Rancangan Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah “Filsafat dan Teori Administrasi Publik” pada jenjang Magister. Mata kuliah ini bertujuan menghasilkan lulusan yang mampu menganalisis secara kritis hakikat, paradigma, dan perkembangan pemikiran dalam Administrasi Publik (CPMK 1–6). Pembelajaran diselenggarakan selama 16 minggu dengan pendekatan blended method (Ceramah, Diskusi, Studi Kasus) dan dievaluasi melalui partisipasi aktif, tugas analisis, presentasi kelompok, hingga Ujian Akhir Semester (UAS). Fokus utama materi mencakup evolusi paradigma (Tradisional hingga Good Governance) dan isu-isu kontemporer seperti Desentralisasi, Otonomi Daerah, serta Evaluasi Kinerja Sektor Publik.


1. Pendahuluan

Mata kuliah Filsafat dan Teori Administrasi Publik merupakan fondasi esensial dalam studi lanjut Administrasi Publik. Matakuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa Magister dengan kerangka berpikir filosofis guna memahami ontologi, epistemologi, dan aksiologi ilmu administrasi publik, serta mengevaluasi perkembangan teoretis utama yang melandasi praktik pemerintahan kontemporer. Tujuan akhir adalah mengembangkan kemampuan analisis kritis terhadap isu-isu kebijakan dan manajemen publik.

2. Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)

CPMK mata kuliah ini dirancang secara berjenjang (L1 hingga L9) sesuai taksonomi pembelajaran jenjang Magister. Secara garis besar, CPMK terbagi menjadi dua kelompok:

  • CPMK 1 & 2 (L1-L3): Memahami hakikat, logika, epistemologi, dan sejarah perkembangan pemikiran Administrasi Publik, termasuk kontribusi tokoh-tokoh klasik (Wilson, Weber, Taylor, Simon).

  • CPMK 5 & 6 (L7-L9): Menganalisis isu-isu kontemporer dan aplikatif, termasuk Teori Demokrasi, Governance and Good Governance, Kebijakan Desentralisasi, Filsafat Pembangunan Publik, dan Evaluasi Kinerja Sektor Publik.

3. Materi dan Metode Pembelajaran

Pembelajaran dilaksanakan selama 16 sesi (minggu) dengan fokus materi yang sistematis (lihat Tabel 1).

3.1. Fase Pengantar dan Fondasi (Minggu 1–4)

Fase ini menekankan pemahaman konsep dasar dan sejarah:

  1. Pengantar: Kontrak perkuliahan dan ruang lingkup filsafat administrasi publik.

  2. Hakikat: Pengertian filsafat, logika, dan epistemologi.

  3. Paradigma: Diskusi mendalam mengenai pergeseran paradigma, dari Tradisional ke New Public Management (NPM) dan Governance.

  4. Perkembangan Pemikiran: Analisis pemikiran tokoh-tokoh kunci.

3.2. Fase Analisis Kontemporer (Minggu 9–15)

Fase ini mencakup topik-topik modern yang relevan dengan tantangan administrasi publik saat ini:

  • Demokrasi dan Pelayanan Publik: Fokus pada model demokrasi deliberatif dan pelayanan berbasis akuntabilitas.

  • Governance dan Good Governance: Analisis transparansi, akuntabilitas, dan kolaborasi multi-aktor.

  • Kebijakan Publik: Pembahasan Desentralisasi, Otonomi Daerah, dan Filsafat Pembangunan Publik.

  • Evaluasi: Indikator akuntabilitas dan efektivitas kebijakan publik.

Metode pembelajaran yang digunakan bersifat aktif dan partisipatif, menggabungkan Ceramah, Diskusi Kelompok, Tanya Jawab, Presentasi, dan Studi Kasus, untuk mendorong kemampuan analisis dan sintesis pada level Magister.

4. Evaluasi Pembelajaran

Penilaian dirancang untuk mengukur pencapaian CPMK secara komprehensif (Tabel 1). Jenis evaluasi meliputi:

Jenis EvaluasiDeskripsiMengukur CPMK
Kuis Individu/Tugas RingkasMengukur pemahaman konsep dasar.CPMK 1
Tugas Analisis TokohAnalisis mendalam terhadap pemikiran tokoh Administrasi Publik.CPMK 2
Presentasi Kelompok/DiskusiKemampuan kolaborasi dan sintesis materi kontemporer.CPMK 5, 6
Ujian Akhir Semester (UAS)Evaluasi komprehensif materi Minggu 9–15 (tertulis/lisan).Semua CPMK

5. Kesimpulan

RPS mata kuliah “Filsafat dan Teori Administrasi Publik” ini memberikan kerangka kerja yang solid dan terstruktur untuk menghasilkan lulusan Magister yang tidak hanya memahami aspek manajerial, tetapi juga mampu mengkritisi basis filosofis dan teoretis praktik administrasi. Kombinasi materi fondasi, isu kontemporer, dan metode evaluasi yang beragam memastikan tercapainya target kompetensi lulusan.


Tabel 1: Ringkasan Struktur Pembelajaran dan Evaluasi Mingguan

MingguTopik UtamaMetode UtamaEvaluasiCPMK
1-2Pengantar, Hakikat FilsafatCeramah & DiskusiPartisipasi, Tugas RingkasCPMK 1 (L1)
3-4Paradigma & Perkembangan PemikiranStudi Kasus, Analisis TokohKuis Individu, Tugas AnalisisCPMK 1, 2 (L2, L3)
11-14Demokrasi, Governance, KebijakanPresentasi Kelompok, CeramahPresentasi, Tugas PenugasanCPMK 5, 6 (L7, L8)
15Evaluasi Kinerja Sektor PublikDiskusi KomprehensifTugas PenugasanCPMK 6 (L9)
16Ujian Akhir Semester (UAS)Ujian Tertulis/LisanUASSemua CPMK

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Anatomi Teror: Antara Residu Militerisme dan Supremasi Hukum

    Terbit: 21 Maret 2026 | 03:30 WIB MADURAEXPOSE.COM | LABORATORIUM NALAR – Peristiwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, di pelataran YLBHI bukan sekadar tindak pidana penganiayaan…

    Kiamat Nalar 2026: Saat Algoritma Menjadi ‘Dajjal’ dan Gaza Jadi Laboratorium Terakhir Manusia

    Terbit: 19 Maret 2026 | 13:11 WIB MADURAEXPOSE.COM – Peradaban sedang berada di titik nadir yang paling berbahaya. Ketika Joe Kent di Amerika Serikat membongkar kepalsuan intelijen yang menyeret Trump…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *