Duit Sekoper Buat Petani Sumenep, Gudang Bawang Merah Siap Dibangun

Terbit: 19 Agustus 2025 | 12:03 WIB

Sumenep, MaduraExpose.com – Angin segar berhembus kencang di kalangan petani bawang merah di Sumenep.

 

Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) sedang menyiapkan proyek besar: pembangunan dua gudang benih bawang merah. Tidak tanggung-tanggung, duit yang digelontorkan mencapai Rp 1 miliar!

 

 

Anggaran jumbo ini diambil dari APBD Sumenep 2025. Proyek ambisius ini rencananya akan dibangun di dua desa di Kecamatan Rubaru, yaitu Desa Basoka dan Desa Banasare. Masing-masing gudang mendapat jatah setengah miliar rupiah.

 

 

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, membenarkan bahwa proyek ini masih dalam tahap lelang. “Belum dikerjakan, karena sekarang masih proses lelang,” ungkapnya santai. Meski begitu, ia menjamin proyek ini bakal rampung sesuai jadwal. Setelah lelang beres, tinggal teken kontrak, lalu tancap gas.

 

 

Kenapa bawang merah? Chainur menjelaskan, penyimpanan benih bawang merah itu butuh perlakuan khusus. Beda dengan komoditas lain, benih bawang merah harus digantung biar awet. “Kita belum punya tempat penakaran benih yang representatif,” katanya. Jadi, gudang ini dibangun memang khusus untuk mengakomodasi kebutuhan unik itu.

 

Proyek ini bukan sekadar bangunan, tapi investasi jangka panjang buat sektor pertanian di Sumenep. “Gudang ini untuk peningkatan sektor pertanian, kami yakin sangat bermanfaat bagi petani,” tutur Chainur penuh keyakinan.

 

Dengan adanya gudang ini, para petani bisa menyimpan benih mereka dengan baik, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas dan hasil panen bawang merah. [*]

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *