Sepak Terjang Dadang Deddy Iskandar Mengatasi Inflasi di Sumenep

Terbit: 3 Agustus 2025 | 17:50 WIB

Pada pertengahan Juli 2024, Kabupaten Sumenep mencatatkan diri sebagai daerah dengan inflasi year-on-year (y-on-y) tertinggi di Jawa Timur, mencapai 3,24 persen. Angka ini jauh di atas rata-rata inflasi provinsi yang sebesar 2,21 persen.

Menanggapi situasi tersebut, Dadang Deddy Iskandar, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Sumenep, mengambil sejumlah langkah strategis. Fokus utamanya adalah menjaga ketersediaan pasokan pangan di tengah masyarakat.

 

Strategi Menghadapi Inflasi

 

Dadang Deddy Iskandar menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep tidak tinggal diam. Ia dan timnya berkoordinasi dengan berbagai pihak, terutama Dinas Pertanian, untuk memastikan pasokan pangan tetap stabil.

Berikut adalah beberapa upaya yang dilakukan:

  1. Pemanfaatan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP): Sesuai Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022, CPP menjadi salah satu senjata utama. CPP adalah persediaan bahan pangan pokok seperti beras, jagung, gula, dan minyak goreng yang bisa dimobilisasi untuk menstabilkan harga dan mengatasi keadaan darurat.
  2. Menggelar Operasi Pasar (OP): Untuk menekan harga yang melambung, Pemerintah Kabupaten Sumenep secara rutin menggelar operasi pasar. Pada bulan Juli 2024 saja, operasi pasar direncanakan akan diadakan sebanyak empat kali, dengan fokus pada komoditas utama seperti minyak goreng, gula, dan beras.

Menurut Dadang, inflasi sangat dipengaruhi oleh hukum supply and demand. Jika pasokan berkurang, harga otomatis akan naik. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga ketersediaan stok komoditas pangan di Sumenep. Hingga saat ini, Dadang memastikan bahwa ketersediaan stok masih dalam kondisi aman.

Dalam pernyataannya, ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik atau melakukan panic buying. Tindakan tersebut justru dapat memperburuk keadaan dan menyebabkan inflasi menjadi berkepanjangan. Dadang menegaskan bahwa pemerintah akan terus hadir untuk memastikan ketersediaan pasokan dan menjaga inflasi tetap terkendali.

[ntc/trb/gmn/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *