Teori Konspirasi “Om Said Effect”: Fenomena Alam atau Sekadar Asbun Lokal?

Terbit: 26 Juli 2025 | 08:07 WIB

Sudah jadi rahasia umum, tiap mau ganti Sekda di Kabupaten Sumenep, para ‘ilmuwan’ warung kopi langsung aja nge-link-in ke sosok Said Abdullah, si Ketua Banggar DPR RI yang ternyata om-nya Achmad Fauzi Wongsojudo, Bupati Sumenep yang lagi menjabat. Ini kayak hukum fisika tak tertulis, tiap ada pergantian, pasti muncul nama beliau.

Jujur aja, saya juga gelap mata alias kurang paham kenapa orang-orang hobi banget ngaitin Said Abdullah sama kebijakan Bupati Sumenep dalam nentuin jenderal-jenderal di Pemkab. Ada yang beranggapan —meski ini klaim sepihak ala teori konspirasi yang asal bunyi (asbun) banget— misalnya, orang mikir Said Abdullah ini “lebih berkuasa” dari ponakannya sendiri, si Bupati Fauzi. Kayak ada gravitasi politik yang lebih kuat di Om Said, gitu.

Bahkan, seorang mantan kepala dinas yang sekarang udah pensiun sentosa, dengan mantapnya nanya, “Mas Ferry main nggak ya sama Pak Said?”, “Apakah Mas Ferry sering ngopi bareng beliau?” Tentu saja, HIPOTESIS saya adalah: TIDAK!

Dari intonasi para analis dadakan yang lagi “ngomongin” calon Sekda atau Kepala OPD, rasanya nggak afdhol kalau cuma nyebut Bupati Fauzi doang. Sindiran-sindiran semacam ini banjir banget dan gampang kita temuin di forum ilmiah bernama warung kopi di Sumenep. Entah kenapa ya, nama Said Abdullah ini kayak punya daya magnet super, tanpa bermaksud meremehkan kapasitas intelektual sang ponakan (Bupati Fauzi), saya kok malah curiga (ini bukan su’udzon loh, cuma observasi), orang mikir mutasi jabatan, rotasi, dan segala macam pergerakan birokrasi, sebagian orang pasti mikir ada kaitannya sama Pak Said, “entah kaitannya sama variabel apa”.

Sampai di sini, bisa dipahami kalau nggak sedikit orang yang ‘sus’ (curiga) jangan-jangan calon Sekda Sumenep pengganti Edy Rasiadi ada kaitannya sama Pak Said? Pak Said lagi, Pak Said lagi? Ups, itu bisikan alam dari luar sana loh.

Tapi saya pribadi, tidak yakin sekelas Said Abdullah bakal cawe-cawe (ikut campur) dalam nentuin calon Sekda maupun calon Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Sumenep. Kenapa? Kita semua tahu lah siapa Pak Said, beliau Ketua Banggar DPR RI, kerjaan seabrek kayak tsunami, mana ada waktu buat ngrecokin (mengganggu) urusan daerah. Lagian, Bupati Fauzi itu politisi matang banget dan udah kenyang pengalaman jauh sebelum jadi Kepala Daerah. Wallahu a’lam, atau dalam bahasa ilmiahnya: data belum cukup untuk membuktikan hipotesis ini.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Haji Her di Hyatt dan Teka-teki KPK

Terbit: 10 April 2026 | 00:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – JAKARTA – Tokoh sentral industri tembakau Madura, Khairul Umam alias Haji Her, akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pusaran…

Beli Elpiji 3 Kg Pakai Retina Mata? Said Abdullah: Jangan Hamburkan Anggaran!

Terbit: 6 April 2026 | 23:20 WIB JAKARTA, MaduraExpose.com – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, melemparkan usulan revolusioner guna membendung kebocoran subsidi energi yang kian membengkak. Politisi…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *