Dr. KH. Sahli Hamid Ikuti Wisuda ke-15 UII Dalwa Pasuruan

Terbit: 23 September 2024 | 16:35 WIB

Maduraexpose.com– Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah (UII DALWA) Raci Bangil Pasuruan menggelar wisuda yang ke-15 pada Ahad, 22 September 2024.

Perhelatan wisuda yang bertempat di halaman utama Dalwa 1 diikuti kurang lebih 600 wisudawan dari semua jenjang S1, S2 dan S3 yang dikukuhkan oleh Rektor UII Dalwa Abuya Alhabib Dr. Segaf bin Hasan Baharun.

Salahsatu peserta wisuda Pascasarjana Program Doktoral tersebut adalah Dr. KH. Sahli Hamid, M.Pd.I yang juga pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Iman Gadu Barat Ganding Sumenep.

Kiai Sahli panggilan akrabnya mengatakan bahwa peserta wisuda program doktor hanya 12 orang termasuk dirinya.

“Peserta wisuda program doktor hanya 12 orang dari 600 peserta wisuda dari setiap jenjang. Alhamdulillah saya adalah salahsatunya di Pascasarjana Doktor Pendidikan Agama Islam” tegasnya.

Menurutnya, wisuda kali ini adalah peristiwa bersejarah di usianya yang tak lagi muda.

“Saya bersyukur bisa menuntaskan program ini di usia saya yang memasuki 51 tahun. Ini sangat bersejarah karena bertepatan dengan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai contoh dalam mengawal peradaban dan keilmuan” tambahnya

Sekedar diketahui, bahwa wisuda di UII Dalwa dihadiri sejumlah tokoh di antaranya Mudir Ma’had Dalwa Abuya Habib Ali Zainal Abidin, Rektor Uinsa, Mantan Wagub Jatim Bapak Emil Darda’ dan sejumlah tokoh penting lainnya. (fer)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Laga Panas Pengadaan Buku: Sahnan MP3S Siapkan ‘Tiket’, Haji Iksan Pasang ‘Gembok’ SIPLAH!

    Terbit: 2 Maret 2026 | 02:31 WIB SUMENEP – Awal pekan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep mendadak “gerah”. Bukan karena suhu udara, melainkan karena mencuatnya tensi tinggi antara aktivis pengawas…

    Bisnis Buku di Sekolah: MP3.S Siapkan ‘Tiket’ ke Penjara

    Terbit: 1 Maret 2026 | 12:11 WIB SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM – Praktik jual-beli buku pelajaran yang melibatkan transaksi langsung antara penerbit dan sekolah di Kabupaten Sumenep kini berada di bawah radar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *