Kapolda Tolak ‘Penerapan’ Darurat ISIS di Jawa Timur

Terbit: 27 Maret 2015 | 02:43 WIB

Malang, MaduraExpose.com-  Sejumlah kalangan tokoh di Madura meminta masyarakat waspadai gerakan ISIS yang dimungkinkan berkembang atau terdeteksi di kawasan pulau garam ini.

Kekhawatiran tersebut dirasa sangat beralasan dengan beredarnya simpatisan maupun pengkaderan Gerakan Islam Irak dan Suriah di kawasan Jawa Timur dengan ibu kota terbesar kedua setelah Jakarta. Kendati demikian, namun Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Anas Yusuf menolak wilayah hukumnya diterapkan istilah darurat ISIS.

“Jawa Timur tidak lantas menjadi kawasan darurat ISIS. Ini isu global, semua jadi prioritas”, ujarnya kepada awak media saat berkunjung ke Mapolresta Malang, Kamis (26/3/2015).

Kapolda Jatim sengaja menggelar konferensi pers pasca penangkapan tiga tersangka pengikut ISIS . Dilansir Merdeka.com, ketiga tersangka adalah Abdul Hakim Munabari (44), Helmi Aalamudi (51) dan Ahmad Junaidi (42) yang diduga kuat jaringan dari Salim Mubarok Attamimi alias Abu Jandal.

(rdk/mdk/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *