Marak Tambang Pasir Liar, BLH dan Anggota Dewan Ribut

0
2198
Patok tanah kecil (Istimewa)

MaduraExpose.com- Kepala bidang pengawasan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sumenep, Emawan Utomo membantah adanya tudingan yang disampaikan Indra Wahyudi, anggota DPRD Sumenep asal dapil 4 Sumenep seperti dilansir sejumlah media, bahwa maraknya aksi penambangan pasir liar disebabkan ukuran patok tanah di kawasan penambangan terlalu kecil .

Sebelumnya Indra Wahyudi kepada awak media membeberkan jika ukuran patok yang dipancang oleh BLH Sumenep dinilai terlalu kecil dan sebagian besar sudah dalam keadaan rusak. Hal tersebut dinilai menjadi salah satu peluang yang dimanfaatkan sejumlah kalangan untuk melakukan penambangan pasir secara illegal seperti yang terjadi di kawasan pantai Kecamatan Pasongsongan dan Batu Putih Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Indra mengingatkan BLH untuk segera membenahi kerusakan patok tersebut agar dan menyesuaikan ukurannya secara wajar alias tidak kecil seperti yang dipasang sekitar setahun silam. Jika hal itu tidak diindahkan, maka tindakan pengrusakan lingkungan seperti penambangan pasir secara liar akan terus berlanjut dikawasan Pantura Sumenep.

“Kami akan panggil BLH untuk meminta klarifikasi persoalan patok ini”, tukas Indra Wahyudi kepada awak media.

(Sum/Fer)