Harga Daging Ayam Merangkak Naik, Pemkab Turun Tangan

Terbit: 29 Maret 2024 | 06:33 WIB

Sumenep, Maduraexpose.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H harga daging ayam disejumlah pasar tradisional mulai merangkak naik.

Naiknya harga ayam ini dikhawatirkan akan terus berlanjut hingga H-7 lebaran. Kendati hal itu tidak bisa diprediksi dengan pasti.

Maftuhah salah satu warga Kecamatan Ganding mengaku kenaikan harga ayam sangat mengkhawtirkan, karena terjadi disaat harga beras yang tidak baik-baik saja. Sebagai rakyat biasa yang tidak punya penghasilan tetap, dirinya mengaku harus pandai-pandai mengatur keuangan.

“Kalu sudah mendekati tellasan (hari raya,red) apa-apa (barang) naik, sementara kami tidak punya penghasilan tetap, beras juga mahal. Mau gimana lagi, ya harus pintar mengatur keuangan. Wong saya sendiri, malah lebih sering tidak punya uang,” demikian Maftuhah yang mengaku dari Kecamtan Ganding, Sumenep, Jum’at 29 Maret 2024.

Pantauan wartawan dilapangan, naiknya harga daging ayam di pasaran berkisar Rp 8000,-, dari Rp 42 per kilogram naik menjadi Rp 48.000 perkilonya.

Merespon terjadinya keniakan harga daging ayam di pasar tradisional, Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Idham Halil, justru menduga lebih kepada urusan distribusi.

Distribusi yang dimaksud Idham Hali, para penjual daging ayam di pasar-pasar kecil kadang memasok dari pedagang besar dari pasar induk seperti pasar anom Sumenep.

” itu pedagang di pasar kecil, ngambil (kulakannya) di Pasar Anom sebagai pasar induk, jadi ada selisih harga,” katanya.

Kendati demikian Idham Halil berjanji akan melakukan pantauan langsung ke pasar-pasar tradisional ditingkat kecamtan agar pedagang tidak terlalu banyak mengambil keuntungan, yang justru bisa membebani masyarakat kecil. “Kita pantau dan segera berikan imbauan agar (pedagang dading ayam) perbedaan harga tidak terlampau jauh (dengan harga di pasar induk),” tutupnya. [Arbania]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Haji Her di Hyatt dan Teka-teki KPK

Terbit: 10 April 2026 | 00:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – JAKARTA – Tokoh sentral industri tembakau Madura, Khairul Umam alias Haji Her, akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pusaran…

Beli Elpiji 3 Kg Pakai Retina Mata? Said Abdullah: Jangan Hamburkan Anggaran!

Terbit: 6 April 2026 | 23:20 WIB JAKARTA, MaduraExpose.com – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, melemparkan usulan revolusioner guna membendung kebocoran subsidi energi yang kian membengkak. Politisi…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *