Menyusul Surabaya dan Sidoarjo, Lumajang Bahas Deklarasi Forum Penyelamat Pemilu Jurdil

Terbit: 29 Februari 2024 | 20:38 WIB

Maduraexpose.com- Setelah Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo, aksi Tolak Pemilu Curang juga akan dilakukan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Aktivis di kota pisang tersebut berancang-ancang untuk mendeklarasikan diri menolak kecurangan dalam pesta demokrasi tahun 2024 ini.

Hal ini dikatakan oleh Imam Rofiq, salah seorang tokoh masyarakat (tomas) di Kabupaten Lumajang kepada KBA News, Kamis, 29 Februari 2024. “Ini masih dalam pembahasan untuk aksi yang sama seperti yang di Surabaya,” kata Imam Rofiq.

Dia belum bisa menentukan hari dan tanggal deklarasi Forum Penyelamat Pemilu Jurdil (FPPJ) di Kabupaten Lumajang. “Harapan kami di Maret nanti sudah bisa dideklarasikan.”

Menurut dia, salah satu alasan pihaknya menolak pemilu lantaran ditengarai kuat sarat dengan aroma kecurangan. “Kami menduga kecurangannya sudah terstruktur, sistematis dan masif,’ ucap dia.

Pasca dari Surabaya, Imam Rofiq beserta relawan paslon nomor 01 di Lumajang juga bergerak melengkapi formulir C1 hasil Pemilu 2024. Form-form yang dikumpulkan tersebut selanjutnya akan dikirim ke FPPJ Jawa Timur di Surabaya.

“Kami konsolidasi dengan relawan saksi dan parpol Koalisi Perubahan. Insya Allah, form C1 hasil Pilpres tersebut bisa kami cukupi,” ungkap dia.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Titip Lab di Mapolda Jatim

Terbit: 15 April 2026 | 14:41 WIB SUMENEP, MADURA EXPOSE– Keheningan Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, mendadak pecah pada Senin sore (13/4). Seolah menjadi…

Konferensi Pers Temuan Kokain 27 Kg Batal Mendadak Kapolda Jatim Dipanggil Wakapolri

Terbit: 14 April 2026 | 15:00 WIB SUMENEP – Publik yang menanti rilis resmi terkait temuan fantastis 27,83 kilogram diduga kokain di Giligenting harus gigit jari. Agenda konferensi pers yang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *