Kabar Gembira! BLK Sumenep Buka 4 Pelatihan Gratis Tahap I: Dari Barista hingga Teknisi AC, Disabilitas Jadi Prioritas

Terbit: 24 Januari 2026 | 16:20 WIB

SUMENEP, MaduraExpose.com – Upaya menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Sumenep terus digenjot. Terbaru, UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumenep resmi membuka empat jurusan pelatihan berbasis kompetensi tahap I yang didanai oleh APBD Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.

Pembukaan pelatihan yang digelar pada Kamis (22/01/2026) ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang ingin meningkatkan skill (keterampilan) untuk terjun ke dunia kerja maupun membangun usaha mandiri.

Fokus 4 Bidang Keahlian Populer

Kepala UPT BLK Kabupaten Sumenep, Agus Budiyono, menjelaskan bahwa pada tahap awal ini, terdapat empat jurusan yang sangat diminati pasar dan memiliki peluang usaha tinggi, yaitu:

  1. Barista Café: Menjawab tren menjamurnya kedai kopi di Madura.

  2. Tata Kecantikan Merias Wajah: Peluang besar di industri wedding dan kecantikan.

  3. Teknisi Perawatan AC Residential: Keahlian teknis yang selalu dibutuhkan rumah tangga.

  4. Pembuatan Roti dan Kue (A.1): Fokus pada kemandirian UMKM kuliner.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap setiap peserta memperoleh wawasan dan pengetahuan dasar yang kuat. Dengan memiliki keterampilan, mereka bisa membuka usaha sendiri dan menambah penghasilan,” ujar Agus Budiyono di sela-sela pembukaan kegiatan.

Syarat Mudah dan Ramah Disabilitas

Salah satu hal menarik dari pelatihan di BLK Sumenep tahun ini adalah syarat pendaftaran yang sangat fleksibel. Masyarakat cukup menunjukkan KTP dan Ijazah. Namun, bagi warga yang tidak memiliki ijazah, pintu tetap terbuka lebar.

“Bagi yang tidak punya ijazah, cukup meminta surat pengantar dari Kepala Desa. Kami tetap membuka peluang bagi siapa saja, termasuk dari kalangan disabilitas tetap kami utamakan,” tegas Agus.

Fasilitas Lengkap dan Sertifikasi BNSP

Setiap jurusan dibatasi sebanyak 16 peserta untuk menjaga efektivitas belajar. Masa pelatihan bervariasi; jurusan Barista serta Roti dan Kue berlangsung selama 18 hari, sementara Tata Rias dan Teknisi AC dilaksanakan lebih intensif selama 30 hari.

Para peserta tidak hanya mendapatkan ilmu secara gratis, tetapi juga dimanjakan dengan berbagai fasilitas penunjang, antara lain:

  • Uang transportasi dan makan siang.

  • Seragam dan Alat Tulis Kantor (ATK).

  • Modul pelatihan lengkap.

  • Sertifikat resmi dari UPT BLK Sumenep.

  • Sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) bagi peserta yang dinyatakan lulus.

Dengan adanya sertifikasi BNSP, lulusan BLK Sumenep akan memiliki pengakuan kompetensi secara nasional, sehingga lebih mudah diserap oleh dunia industri atau perusahaan besar.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *