Soroti UKT, Ganjar: Hentikan Liberalisasi Pendidikan!

Terbit: 5 Februari 2024 | 08:04 WIB

Maduraexpose.com– Biaya uang kuliah tunggal atau UKT yang sangat memberatkan, bahkan berujung mencekik mahasiswa dengan jeratan utang pinjaman online, turut disorot Calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo.

Ganjar menegaskan, biaya UKT yang melambung hingga menjerat para mahasiswa ini berakar dari liberalisasi pendidikan. Pasalnya, pendidikan seolah diorientasikan untuk mengejar profit.

“Hentikan liberalisasi pendidikan, hentikan hari ini,” tegas Ganjar pada ajang Debat Kelima Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, Minggu malam (4/2).

Terlebih lagi, kata Ganjar, liberalisasi pendidikan ini telah mengorbankan nasib rakyat miskin. Banyak mahasiswa yang berlatar keluarga miskin menggantung harapan dengan menempuh jalur pendidikan, mereka berniat menimba ilmu setinggi-tingginya.

Oleh karena itu, Ganjar menyatakan, tidak salah bahwa bersama Mahfud MD, dirinya mengusung program “1 Keluarga Miskin, 1 Sarjana”. Dengan program itu, Ganjar meyakini keluarga miskin tidak lagi memikirkan biaya kuliah.

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini tidak ingin lagi ada kejadian mahasiswa yang terlilit pinjaman online (pinjol) karena ingin membayar uang kuliah.

Dia mengaku sudah banyak berdiskusi dengan para mahasiswa. Menurutnya, liberalisasi pendidikan memang menjadi kritik banyak mahasiswa.

“Menurut saya mesti juga diimplementasikan prioritas, mana yang mampu dan kurang mampu. Yang kurang mampu mesti diberikan intervensi pemerintah,” ujarnya.

Dengan kehadiran negara, lanjut Ganjar, para mahasiswa dari keluarga miskin bisa menikmati kuliah murah dengan tanggungan anggaran.

“Jadi bisa dibuat kredit mahasiswa Indonesia, yang nanti setelah lulus dan bekerja, bisa dilunasi tanggungan itu,” tandasnya.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Laga Panas Pengadaan Buku: Sahnan MP3S Siapkan ‘Tiket’, Haji Iksan Pasang ‘Gembok’ SIPLAH!

Terbit: 2 Maret 2026 | 02:31 WIB SUMENEP – Awal pekan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep mendadak “gerah”. Bukan karena suhu udara, melainkan karena mencuatnya tensi tinggi antara aktivis pengawas…

Bisnis Buku di Sekolah: MP3.S Siapkan ‘Tiket’ ke Penjara

Terbit: 1 Maret 2026 | 12:11 WIB SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM – Praktik jual-beli buku pelajaran yang melibatkan transaksi langsung antara penerbit dan sekolah di Kabupaten Sumenep kini berada di bawah radar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *