
SUMENEP – Setelah bertahun-tahun menjadi isu yang menggantung, janji pencairan dana Participating Interest (PI) dari PT Kangean Energy Indonesia (KEI) akhirnya ditagih dan diklaim memiliki titik terang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan bahwa dana bagi hasil kekayaan migas yang sangat dinantikan ini pasti cair tahun 2025.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Dadang Deddy Iskandar, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setkab Sumenep, pada Sabtu, 16 Agustus 2025 pukul 13:06 WIB.
Janji Baru di Tengah Penantian Lama
Dadang Deddy Iskandar menegaskan bahwa drama penantian panjang dana PI ini akan segera berakhir. Ia menyebutkan seluruh persyaratan, yang sempat terganjal masalah birokrasi, kini sudah terpenuhi.
“PI dari PT KEI sudah ada kepastian. Segala persyaratan sudah dipenuhi semua dan tinggal tunggu pencairan saja,” ungkap Dadang.
Ia mengakui bahwa kendala utama sebelumnya adalah urusan administrasi, yakni pembaruan tanda tangan kesepakatan antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dengan Pemkab Sumenep. Namun, kini proses itu disebut tengah diselesaikan.
“Kami pastikan tahun ini dana PI tersebut sudah bisa cair,” jaminnya.
Mekanisme Uang Rakyat dan Peran PD Sumekar
Dana PI yang merupakan hak daerah dari pengelolaan sumber daya migas ini diyakini akan menjadi suntikan kesejahteraan bagi masyarakat Sumenep. Dana ini akan disalurkan melalui mekanisme kerja sama antara Pemprov Jatim dan Pemkab Sumenep.
Hendri Kurniawan, Direktur PD Sumekar, mengonfirmasi bahwa perusahaannya adalah satu-satunya BUMD yang sah berhak menerima PI KEI. Ia menjelaskan alur dana ini:
- Dana masuk ke Pemprov Jatim, lalu dibagi dengan porsi Pemprov Jatim 51 persen dan Pemkab Sumenep 49 persen.
- Bagian Sumenep masuk ke rekening perusahaan kerja sama, Petrogas Jatim Sumekar.
- Baru kemudian dialihkan ke PD Sumekar untuk dikelola.
Dana ini, kata Hendri, akan dikelola untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk program-program peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumenep.
Publik kini menantikan realisasi janji ini. Setelah penantian bertahun-tahun, klaim kepastian pencairan dana PI PT KEI tahun ini menjadi uji kredibilitas bagi Pemkab Sumenep dalam mengelola hak daerah demi kemaslahatan rakyat.
[trbn/ali/fer/gim]

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)



![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)