Panitia Haul Agung Kiai Rowi ke-7 Kunjungi Sejumlah Ulama Besar di Jawa Timur

Terbit: 17 Januari 2024 | 23:10 WIB

Maduraexpose.com– Pengurus Kompolan Potoh Kiai Rowi (Kaprowi) melakukan silaturrahmi ke sejumlah famili dan berbagai tokoh di Kabupaten Situbondo dan Probolinggo.

Silaturrahmi tersebut, merupakan program yang direncanakan sejak lama, namun karena berbagai hal, baru bisa dilaksanakan tanggal 6 dan 7 Januari 2024.

Rombongan silaturrahmi sejatinya dipimpin Ketua Umum, Kiai Rais Yusuf. Tapi karena alasan kesehatan kemudian dipasrahkan pada Kiai Muhammad Sahli yang juga Sekretaris Umum Kaprowi.

Pada hari pertama, Pengurus Kaprowi langsung sowan ke kediaman KHR. Ahmad Azaim Ibrahimi, Pengasuh PP Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo yang merupakan generasi 5 sekaligus salahsatu pembina Kaprowi.

Setelah menerima arahan K. Azaim, rombongan menuju makam Kiai As’ad untuk bertawasshul dan setelahnya berkunjung ke salahsatu Potoh Kiai Rowi yaitu KH. Fathe Basrowi dan Kiai Said Ramadhan di lingkungan pondok Sukorejo, Sabtu (6/1/2024).

Keesokan harinya, pengurus melanjutkan perjalanan ke daerah Sletreng Kapongan ke PP Sumber Bunga yang diasuh KH. Syainuri Sufyan, namun tuan rumah tidak sedang di tempat. Kemudian beranjak ke PP Wali Songo Mimbaan, kediaman KHR. Kholil As’ad. Di tempat tersebut ditemui menantunya, yakni KH. Nurizzen.

Berikutnya, rombongan menuju Kalianget Banyuglugur Besuki, di kediaman KH. Zainul Muin dan Nyai Syarqiyah yang tercatat sebagai generasi 6. Tujuan terakhir KH. Hefni Razaq PP Nurul Jadid Paiton Probolinggo dan melakukan ziarah di makam pendiri, KH. Zaini Mun’iem di komplek pondok, Ahad (7/1/2024)

Dalam perjalanan pulang, rombongan pengurus masih menyempatkan diri singgah di Pasuruan untuk berziarah di makam K. Hamid, komplek Masjid Al-Anwar kota Pasuruan.

“Tujuan kita adalah merekatkan emosi antara pengurus, kemudian bersilaturrahmi ke famili yang jauh agar tidak sekedar akrab di grup sekaligus meminta nasehat dari dewan pembina dan menyosialisasikan pelaksanaan Haul Agung ke-7 yang akan datang” tutup Kiai Sahli.

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Dandim ‘Sowan’ ke Annuqayah: Menguji Resiliensi Birokrasi di Rahim Pesantren

    Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Citra Persada silaturahmi ke Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk.

    Nalar Sirkular: Ketika Pesantren Menaklukkan Paradigma ‘Limbah’

    Terbit: 21 Maret 2026 | 09:30 WIB MADURAEXPOSE.COM | SUMENEP – Di tengah krisis pengelolaan sampah nasional, institusi pendidikan tradisional Islam (Pesantren) justru muncul sebagai pionir ekonomi sirkular yang pragmatis…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *