Pesan Bupati Fauzi Usai Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba Bersama Gubernur, Kapolda Jatim dan Tokoh

Terbit: 19 Mei 2022 | 17:04 WIB

Bangkalan (Maduraexpose.com)– Bupati Sumenep Achmad Fauzi,SH,MH ikut berbaur dengan tokoh masyarakat Madura, stake holder di Pulau Garam melakukan Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba di Aula Universitas Trunojoyo, Kabupaten Bangkalan, Madura, Kamis 19 Mei 2022.

Selain Bupati Fauzi, tampak juga kepala derah lainnya di Madura berbaur dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Irdam V Brawijaya Brigjen TNI Tjatur Putra Gunadi.

Tampak hadir juga Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar dan Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Moh Aris Purnomo bersama seluruh Forkopimda Madura Raya serta seluruh elemen strategis, stake holder terkait.

Sejumlah Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda melakukan deklarasi “Madura Produktif Tanpa Narkoba”, yang tujuannya untuk melindungi generasi muda di seluruh Pulau Madura terbebas dari bahaya Narkoba.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengajak semua bersama-sama membangun komitmen di seluruh elemen strategis. Semua lini harus membangun komitmen untuk bisa memberikan perlindungan terhadap anak-anak kita, generasi penerus kita dan seluruh warga bangsa.

“Sebagai Kepala Daerah saya merasa Deklarasi Madura Produktif Tanpa Nakroba ini sekedar formalitas, tapi merupakan kesungguhan kita bersama karena komitmen seluruh masyarakat Madura disatukan dalam momentum penting itu. Mulai hari, khususnya masyarakat Sumenep, kita harus lebih kuatkan tekad kita unttuk perang terhadap bahaya narkoba, kita harus berani Say No To Drugs,”ujar Bupati Sumenep Achmad Fauzi,SH,MH usai mengikuti Deklarasi di Bangkalan,Madura, Kamis 19 Mei 2022.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi berharap, kesungguhan hati untuk menolak segala jenis narkoba menjadi hal utama dan penting untuk ditanamkan dalam hati semua kalangan. Dengan demikin, lanjut Ponakan Ketua Banggar DPR RI MH Said Abdullah ini.

“Saya juga sependapat dengan Bu Gubernur Jatim yang berharap Madura bisa membangun kehidupan tanpa narkoba. Begitu juga masyarakat Sumenep akan lebih produktif tanpa barang haram tersebut,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini berkeyakinan, apabila halama luas yang bernama Pulau Madura dengan empat Kabupaten kompak tanpa narkoba, maka pihaknya sangat yakin perekonomian dan sendi kehidupan lainnya akan semakin mempesona.

“Kita berkomitmen untuk bersama-sama seluruh masyarakat Madura membangun kehidupan tanpa narkoba. Karena itulah substansinya, bahwa produkifitas lebih bagus dan lebih sehat tanpa narkoba.

“Mari kita rawat komitmen bersama ini, niat luhur membangun kehidupan tanpa narkoba menuju masyarakat Madura yang produktif dan baldatun toyyibatun warobbun ghofur,” pungkasnya. [Ferry Arbania]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Maraton Hibah Jatim: KPK Gali Keterangan 13 Saksi, Dua Kades Bangkalan Hadir

Terbit: 18 April 2026 | 00:32 WIB BANGKALAN – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami struktur penyaluran dana hibah APBD Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2021-2022. Bertempat di…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *