Kementan RI Monitoring Bibit Kelapa Unggul di Sumenep: Dorong Potensi Ekspor dari Batang-Batang

Terbit: 29 Januari 2026 | 03:13 WIB

SUMENEP, MaduraExpose.com – Tim BPPSDMP Kementerian Pertanian (Kementan) RI memberikan perhatian khusus terhadap potensi perkebunan kelapa di Kabupaten Sumenep. Melalui monitoring langsung di Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, pemerintah memastikan ketersediaan bibit unggul sebagai pondasi utama hilirisasi nasional, Rabu (28/01/2026).

Langkah monitoring ini menyasar lokasi penangkaran milik Amsul, salah satu pengusaha pembibitan lokal yang telah teruji selama lima tahun terakhir dalam memproduksi bibit kelapa berkualitas.

Sumenep Jadi Ujung Tombak Jawa Timur

Katimker Penyuluh Pertanian BPPSDMP Kementan RI Wilayah Kerja Kabupaten Sumenep, Dewo Ringgih, mengungkapkan bahwa Sumenep memiliki posisi strategis dalam peta perkebunan nasional. Dengan luasan lahan dan populasi pohon kelapa terbesar di Jawa Timur, Sumenep menjadi fokus utama pemerintah dalam meningkatkan nilai ekspor negara.

Hilirisasi saat ini merupakan harga mati bagi komoditas prioritas seperti kopi, kakao, mente, dan kelapa. Dewo Ringgih menekankan bahwa program ini bertujuan agar produk turunan kelapa Indonesia memiliki nilai tawar tinggi di pasar global.

Pendampingan untuk Penagkar Lokal

Pemerintah mengapresiasi ketekunan para penangkar seperti Pak Amsul di Batang-Batang. Monitoring ini bukan sekadar pengecekan rutin, melainkan upaya sinkronisasi antara hulu (pembibitan) dan hilir (industri olahan).

Melalui pengawasan yang ketat, diharapkan bibit yang tersebar ke petani adalah varietas unggul yang mampu menghasilkan buah melimpah dan tahan serangan hama. Hal ini penting untuk menjaga kestabilan ekonomi para petani kelapa di Madura secara jangka panjang.

“Pemerintah memberikan perhatian khusus karena kita ingin produk turunan kelapa ini menjadi pendongkrak devisa negara,” pungkas Dewo Ringgih dalam kunjungannya.


Reporter: Redaksi Madura Expose Editor: Ferry Arbania

“Informasi teknis mengenai penangkaran ini juga diulas secara mendalam oleh portal mitra kami, Madura Tani.”

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Anatomi Teror: Antara Residu Militerisme dan Supremasi Hukum

Terbit: 21 Maret 2026 | 03:30 WIB MADURAEXPOSE.COM | LABORATORIUM NALAR – Peristiwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, di pelataran YLBHI bukan sekadar tindak pidana penganiayaan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *