Diminta Tanggung Jawab Soal Penembakan Anggotanya, Kapolres Sumenep: “Sudah ditangani Propam Polda Jatim”

Terbit: 18 Maret 2022 | 20:06 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)— Penuntasan kasus penembakan oleh sejumlah anggota polisi yang menyebabkan tewasnya Herman (24) asal Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding terus menuai polemic ditengah masyarakat.

Keluarga korban yang didampingi sekelompok Mahasiswa yang tergabung dalam DPC GMNI Sumenep, mendesak pihak Polres agar bertanggung jawab dan meminta maaf atas insiden tersebut.

Keluarga korban juga mendesak, agar para oknum polisi itu diberi sanksi tegas dan semuanya di proses secara hukum.
Hal itu disampaikan saat aktivisi GMNI bersama keluarga Alm. Hermah melakukan aksi unjuk rasa ke Mapolres Sumenep, pada Kamis, 17 Maret 2022.

Sementara Kapolres Sumenep, apolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya mengatakan kasus penembakan tersebut sudah ditangani pihak Propam Polda Jatim. Pihaknya meminta semua elemen masyarakat untuk bersabar menunggu hasil pemeriksaan terhadap lima anggotanya.

“Sudah ditangani Propam Polda Jatim, jadi mari kita tunggu hasilnya,” ujar Kapolres Sumenep saat menemui para pengunjuk rasa.

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *