
SUMENEP, MaduraExpose.com – Satuan Pelayanan Makan Bergizi (SPPG) Kabupaten Sumenep memperketat Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi makanan guna menjamin kualitas nutrisi bagi ribuan siswa. Kebijakan terbaru mewajibkan seluruh dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memulai proses memasak hanya setelah pukul 00.00 WIB.
Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif utama untuk memastikan makanan tidak basi dan tetap dalam kondisi segar saat didistribusikan ke sekolah-sekolah di pagi hari.
Manajemen Waktu: Kunci Keamanan Pangan
Waktu pengolahan makanan menjadi faktor krusial yang menentukan tingkat kehigienisan dan ketahanan produk. Koordinator Wilayah SPPG Sumenep, Kholilur Rahman, menjelaskan bahwa pengaturan jam kerja dapur ini bertujuan meminimalisir jeda waktu antara proses pematangan makanan dengan waktu konsumsi.
Instruksi ini dikeluarkan untuk menjaga kualitas makanan sejak keluar dari dapur hingga sampai pada penerima manfaat. Faktor waktu pengolahan sangat berpengaruh terhadap kandungan nutrisi dan tingkat kehigienisan makanan, terutama karena distribusi dilakukan serentak pada pagi hari ke berbagai satuan pendidikan, ujar Kholilur Rahman pada Sabtu (24/1/2026).
Sanksi Tegas bagi Dapur Pelanggar
Untuk memastikan kebijakan ini berjalan efektif, SPPG Sumenep akan melakukan pengawasan berkala ke seluruh unit dapur yang telah beroperasi. Pengelola dapur yang kedapatan mencuri start memasak sebelum tengah malam akan dijatuhi sanksi administratif hingga evaluasi operasional.
Perintah kami jelas bahwa makanan ketika sampai di tangan siswa, guru, maupun penerima lainnya harus masih segar. Tidak boleh ada makanan basi. Kami akan memberi sanksi tegas bagi dapur yang tidak mengindahkan instruksi ini, tegas Kholilur.
Ekspansi Infrastruktur SPPG di Sumenep
Saat ini, sebanyak 52 unit SPPG telah aktif beroperasi melayani kebutuhan gizi di wilayah daratan. Secara bertahap, pemerintah daerah menargetkan pembangunan total 114 unit SPPG yang akan mencakup wilayah daratan hingga kepulauan di ujung timur Pulau Madura.
Saat ini tercatat ada 28 unit SPPG tambahan yang masuk tahap persiapan. Jika ditotal untuk rencana pembangunan di Kabupaten Sumenep, termasuk wilayah kepulauan, kurang lebih ada 114 SPPG, terangnya.
Hingga saat ini, program MBG di Sumenep telah menjangkau 132.538 penerima manfaat, mayoritas terdiri dari peserta didik dan tenaga pendidik. Sementara untuk distribusi bagi kelompok rentan lainnya seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, pihak SPPG masih terus melakukan pendataan lapangan serta koordinasi lintas sektor dengan dinas terkait agar penyaluran bisa dilakukan secara merata. [Tim/Red]



![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)