
Maduraexpose.com– Skandal perselingkuhan menerpa salah satu anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi Partai Nasdem, Amintas Tambunan (AT).
Setelah hanya menjadi buah bibir dan kasak-kusuk selama berbulan-bulan, akhirnya pada Kamis siang (2/9/2021), seorang wanita cantik yang mengaku sebagai selingkuhan AT datang ke kantor DPRD Kota Batam, menagih janji untuk dinikahi.
Mengenakan baju putih lengan panjang, wanita cantik bernama Carolein Parewang itu mengaku sudah dua tahun menjalin hubungan asmara diam-diam dengan AT.
Diduga, ia dan AT sudah sering tidur bareng tanpa sepengetahuan istri sah AT.
Pada foto-foto yang diunggahnya di Facebook, terlihat bagaimana Carolein dan AT pernah berada di sebuah kamar hotel.
Siang itu, Carolein datang bersama seorang temannya sekitar pukul 11.00 WIB. Dia langsung menuju ruangan Badan Kehormatan DPRD Batam, menyampaikan maksud kedatangannya, dengan membawa surat yang isinya berupa pernyataan bahwa ia memiliki hubungan terlarang dengan Amintas Tambunan.
“Saya menyampaikan apa yang dilakukan AT dan janji dia kepada saya selama kami berhubungan,” ujar Carolein.

Carolein mengaku dirinya hanya ingin menuntut janji Amintas untuk menikahinya.
“Dia sudah sering berjanji akan menikahi saya,” kata dia.
Carolein sendiri tahu bahwa Amintas sudah punya istri. Namun, lantaran dijanjikan oleh Amintas bahwa dirinya akan dinikahi, Carolein pun jadi berharap.
“Hubungan kami sudah dua tahun. Ya, namanya wanita kalau sudah dijanjikan, pasti timbul harapan,” kata dia.
Pantauan Indozone di akun Facebook-nya, Carolein banyak mengunggah kebersamaannya dengan Amintas berupa foto-foto yang dikolasekan menjadi video.

Sementara itu, Amintas Tambunan sendiri mengaku dirinya diperas oleh Carolein. Ia mengaku sebagai korban dan sering dimintai uang oleh wanita cantik itu.
Kalau tidak mau memberi uang, Amintas mengaku dirinya akan diancam di mana foto-foto mereka akan disebar di media sosial.
Amintas juga membantah bahwa dirinya sudah menjalin hubungan selama dua tahun sebagaimana pengakuan Carolein. [indozone]





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)