Demo Bappeda, Aktivis PMII VS Polres Bentrok

Terbit: 4 Desember 2014 | 15:24 WIB

Unras Aktivis PMII Sampang Madura ricuh saat anggota Polres menghalangi mahasiswa masuk Kantor Bappeda (Dok/MaduraExpose.com)
Unras Aktivis PMII Sampang Madura ricuh saat anggota Polres menghalangi mahasiswa masuk Kantor Bappeda (Dok/MaduraExpose.com)
Sampang (maduraexpose.com) – Demontrasi Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Sampang di depan Kantor Badan Perencaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Sampang berujung ricuh dengan Keamanan, Kamis (4/12/14).

Kejadian kericuhan berawal dari Kepala Bapedda Sampang Hari Soeyanto saat menemui para demontran dan menjelaskan, apa yang di jadikan tuntutan para pendemo soal dana tahun 2013 100 juta yang terialisasi 50 juta dan tahun 2014 sebanyak Rp 95.500.000 terialisasi 60 juta dan lebihnya untuk rapat-rapat dinas dan tranportasi. lalu Kepala Bapedda langsung meninggalkan tempat.

Para aktifis tidak puas apa yang di jelaskan Kepala Bapedda maka tak terbendung lagi, para demontran memaksa masuk ke kantor Bapedda lalu di hadang oleh aparat keamanan dari Polres Sampang.

Dalam pantauan maduraexpose, salah satu orator, terpaksa dibawa aparat Kepolisian Resort Sampang, namun tak lama kemudian di lepas lagi dan bergabung dengan aktivis PMII lainya yang masih menggelar orasi.

Aksi demo PMII kali ini menuntut pertanggung jawaban Bapedda terhadap alokasi dana yang di salurkan kepada Autralia Indonesia For Partnersip Decebtralisation (AIPD) sejak tahun 2013 dan 2014.dan Bapedda bertanggung jawab setiap pengeluaran anggaran.

(Ms/fer).

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *