Kurangi Penggunaan Kantong Plastik Ala PMM UMM Banyuwangi

Terbit: 20 Agustus 2020 | 04:58 WIB

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Maduraexpose.com- Banyuwangi – Kian hari sampah plastik menjadi permasalahan yang serius. Berdasarkan data badan pusat statistik (BPS) Banyuwangi, sampah plastik di Kota Iseng tersebut mencapai 64 ton tiap tahunnya.

Melihat permasalah ini, tentu banyak pihak yang mulai melakukan aksi untuk mengurangi sampah plastik. Salah satunya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang sedang melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyrakat oleh Mahasiswa (PMM).

Dalam rangka mengurangi penggunaan kantong plastik, Mahasiswa UMM memberikan tas kain kepada Masyarakat desa Banyuanyar, Kalibaru, Banyuwangi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (18/08/2020) kemarin.

Ketua PMM kelompok 06 M. Rifqi Nurdiansyah menjelaskan, masih banyak masyarakat Desa Banyuanyar yang menggunakan kantong plastik saat belanja di toko. Sehingga hal ini membuat sampah plastik terus bertambah.

Menurut Rifqi, selain sering menggunakan kantong plastik saat berbelanja, kebiasaan masyarakat setempat membuang sampah sembarangan mengakibatkan saluran-saluran air di Desa Banyuanyar tersumbat oleh sampah plastik.

“Tidak hanya membagi tas kain, kami juga mengedukasi masyakarat Desa Banyuanyar tentang bahaya membuang sampah plastik sembarangan,” jelasnya.

Rifqi yakin, warga Banyuanyar dapat mengurangi penggunaan kantong plastik secara perlahan. Sebab, banyak alternatif penggunaan kantong selain plastik, seperti halnya tas kain atau keranjang belanja.

“Yang terpenting perlu dibangun kesadaran warga untuk lebih peduli pada lingkungan,” imbuhnya.

“Kami menyadari, bahwa meninggalkan penggunaan kantong plastik, mungkin sangat sulit. Dan tentu tidak mungkin semua sampah plastik dapat didaur ulang. Dari sini pengurangan adalah kuncinya,” pungkas Rifqi. (*)[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Lebaran dr. Tifa: Antara Langkah Sunyi, Luka yang Sakral, dan Kemenangan Hati

    Terbit: 19 Maret 2026 | 20:10 WIB SUMENEP – Di tengah gempita perayaan Idul Fitri 1447 H, sebuah pesan kontemplatif datang dari sosok intelektual dr. Tifauzia Tyassuma (dr. Tifa). Melalui…

    Mudik 2026: Komisi VI DPR RI Soroti Kegagalan Mitigasi BUMN Karya di Jalur Krusial

    Terbit: 17 Maret 2026 | 23:21 WIB JAKARTA – Arus mudik Lebaran 2026 yang seharusnya menjadi momentum kebahagiaan nasional, kini berubah menjadi ujian kesabaran bagi jutaan masyarakat. Kendala klasik berupa…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *