9 Kali Menikah, Kakek 68 Tahun Lamar Gadis 19 Tahun dengan Mahar Motor

Terbit: 19 Agustus 2020 | 17:59 WIB

[vc_row][vc_column][vc_column_text]MADURAEXPOSE.COM- Seorang kakek berusia 68 tahun menikahi perempuan berusia 19 tahun di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng). Pernikahan pasangan suami istri terpaut usia 49 tahun ini pun viral di media sosial.

Lithika Al Gandis, yang merupakan warga Gang Mihau, Kelurahan Baru, Pangkalan Bun, menikah dengan Koh Acek Ayong yang berusia 68 tahun, Selasa (18/8/2020) kemarin. Ijab qabul Gandis dengan pemilik toko kelontong dan barang pecah belah di Jalan Antasari Pangkalan Bun, tepatnya di depan Pasar Indrasari ini, dilangsungkan secara sederhana di rumah mempelai perempuan.

Pasangan ini bercerita, kisah asmara meraka diawali sebulan lalu, Juli 2020. Berawal saat Lithika Al Gandis membeli kursi di Toko Buana Plastik milik Koh Acek Ayong.

“Sekitar satu setengah bulan lalu, saat itu saya beli kursi di toko papah (nama panggilan pada suami). Kemudian diajak kenalan. Setelah itu, papah datang ke rumah dan menemui orang tua saya,” kata Lithika Al Gandis saat ditemui di Toko Koh Acek Ayong, Rabu (19/8/2020).

Lithika Al Gandis (19) dan suaminya Koh Acek Ayong (68) saat ditemui di tokonya di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, Rabu (19/8/2020). (Foto: iNews/Sigit Dzakwan)

Dari situ, lanjut Gandis akhirnya mengaku mulai menaruh hati kepada Koh Acek Ayong yang sudah sembilan kali menikah dan memiliki empat anak kandung. Perbedaan usia yang sangat jauh dengan Koh Aceh Ayong yang seorang mualaf itu tampaknya tidak jadi persoalan baginya.

“Ya saya sayang apa adanya, tidak ada embel apa-apa. Saat ke rumah, papah langsung bilang kepada orang tua untuk mengajak saya menikah pada 18 Agustus 2020. Ya karena saya juga mau, akhirnya terjadilah ijab kabul kemarin dengan mahar 1 unit sepeda motor,” ujar gadis ini.

Sementara itu, Koh Acek Ayong mengaku nekat melamar Gandis lantaran suka melihat kepribadiannya yang masih lugu, polos dan apa adanya.
“Karena saya ingin serius membina rumah tangga dan alhamdulillah ternyata gayung bersambut. Insya Allah saya pengin punya anak sama istri sah saya ini,” ucap Acek Ayong.

“Harapan saya bisa membangun rumah tangga dengan sakinah, mawarddah dan warrohmah,” kata Cek Ayong yang diamini istrinya.

Acek Ayong mengaku sudah trauma dengan perempuan yang terlihat modis namun sebenarnya tidak tulus terhadap padanya. Dia bercerita pernah diperas perempuan yang pernah dia dekati hingga kehilangan uang Rp80 juta.

“Kalau salah pilih pasangan hidup sekarang bisa bahaya. Yang ada duit habis tidak jelas. Saya yakin dengan pilihan saya Insya Allah terakhir ini bisa membina keluarga hingga akhir hayat,” katanya.

Sumber:iNews[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Lebaran dr. Tifa: Antara Langkah Sunyi, Luka yang Sakral, dan Kemenangan Hati

    Terbit: 19 Maret 2026 | 20:10 WIB SUMENEP – Di tengah gempita perayaan Idul Fitri 1447 H, sebuah pesan kontemplatif datang dari sosok intelektual dr. Tifauzia Tyassuma (dr. Tifa). Melalui…

    Mudik 2026: Komisi VI DPR RI Soroti Kegagalan Mitigasi BUMN Karya di Jalur Krusial

    Terbit: 17 Maret 2026 | 23:21 WIB JAKARTA – Arus mudik Lebaran 2026 yang seharusnya menjadi momentum kebahagiaan nasional, kini berubah menjadi ujian kesabaran bagi jutaan masyarakat. Kendala klasik berupa…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *