Pilkada Sumenep: Melawan Takut Untuk Belajar Menang Ala PDIP

Terbit: 23 Juli 2020 | 19:20 WIB

Oleh: Ferry Arbania

Diam-diam banyak yang mengagumi langkah PDIP dalam mengusung kadernya sendiri, yakni Achmad Fauzi yang juga Ketua DPC partai berlogo banteng dengan moncong putih itu.

Meski ini bukan yang pertama, pada Pilkada sebelumnya PDIP merangkul KH.Busyro Karim Ketua DPC PKB sebagai pasangan calon Pilkada 2015 .Busyro Karim – Achmad Fauzi melalui koalisi permanen PKB dan PDIP.

Tak heran kalau pada gilirannya kedua kader partai tersebut seperti saudara. Bahkan hingga pilkada kali ini, PKB memilih keluar dari koalisi “dua priode” tersebut.

Namun menariknya, meski PKB memilih keluar dari koalisi PDIP, partai besutan Gusdur itu malah tidak mengusung kadernya sendiri,melainkan merekom Fattah Jasin mantan Kadishub Provinsi Jawa Timur.

Sedangkan PDIP masih tampil percaya diri,dengan restu dan dukungan para kiai NU “Bismillah” merekom Achmad Fauzi sebagai Bakal Calon Bupati Sumenep bersama Nyai Dewi Khalifah sebagai Bakal Calon Wakil Bupati. Tak ayal, Nyai Eva,sebutan akrab ketua Muslimat NU Sumenep inipun disambut takbir oleh para loyalisnya.

Bisa dibayangkan, Nyai Eva yang menjdi lawan Achmad Fauzi di Pilkada Sumenep 2015 silam, kini menjadi pendamping mantan rivalnya. Maka kalkulasinya sangat sulit dikalahkan oleh penantangnya yang merupakan wajah baru di kisaran politik lima tahunan ini. Wallahu a’lam bisshawab!

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Anatomi Teror: Antara Residu Militerisme dan Supremasi Hukum

    Terbit: 21 Maret 2026 | 03:30 WIB MADURAEXPOSE.COM | LABORATORIUM NALAR – Peristiwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, di pelataran YLBHI bukan sekadar tindak pidana penganiayaan…

    Kiamat Nalar 2026: Saat Algoritma Menjadi ‘Dajjal’ dan Gaza Jadi Laboratorium Terakhir Manusia

    Terbit: 19 Maret 2026 | 13:11 WIB MADURAEXPOSE.COM – Peradaban sedang berada di titik nadir yang paling berbahaya. Ketika Joe Kent di Amerika Serikat membongkar kepalsuan intelijen yang menyeret Trump…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *