Sentil PGRI, Sekda Sumenep: Guru Jangan Cuma Jadi “Penonton” Perubahan Zaman!

Terbit: 2 April 2026 | 18:20 WIB

MADURAEXPOSE.COM, SUMENEP – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, memberikan “catatan penting” bagi ribuan pendidik di ujung timur Pulau Madura. Dalam pembukaan Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I PGRI Sumenep, Kamis (2/4/2026), Agus menegaskan bahwa organisasi profesi guru tersebut harus bertransformasi menjadi mesin inovasi, bukan sekadar wadah berkumpul rutin.

Berlokasi di Graha Kemahasiswaan Universitas PGRI Sumenep, momentum ini ditegaskan Sekda sebagai titik tolak penguatan peran guru sebagai garda terdepan pencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter di tengah gempuran dinamika global.

Perspektif Administrasi Publik: Sinergi Strategis dan Kapasitas Aktor
Dalam kacamata Administrasi Publik, pernyataan Sekda Agus Dwi Saputra mencerminkan pentingnya Collaborative Governance antara Pemerintah Daerah dan organisasi profesi seperti PGRI. Guru dipandang sebagai aktor utama (key players) dalam ruang belajar yang menentukan keberhasilan kebijakan pendidikan daerah.

“Konkerkab ini wadah penting untuk merumuskan program kerja yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Agus Dwi Saputra di hadapan para peserta konferensi.

Menurutnya, sinergi ini sangat krusial dalam membangun sistem pendidikan yang berkelanjutan dan kompetitif. Tanpa adanya peningkatan kapasitas tenaga pendidik yang berkelanjutan, kebijakan pendidikan hanya akan menjadi dokumen di atas kertas tanpa dampak nyata di ruang kelas.

Gagasan Konkret untuk Mutu Sekolah
Melalui forum tertinggi di tingkat kabupaten ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep menaruh harapan besar lahirnya gagasan-gagasan konkret. PGRI didorong untuk tetap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal kebijakan yang berpihak pada peningkatan mutu sekolah.

“Program yang dihasilkan harus mampu memberikan dampak nyata terhadap kualitas pendidikan di daerah,” pungkas Agus, menekankan bahwa setiap rupiah anggaran dan setiap jam program kerja harus berujung pada output SDM yang siap bersaing.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *