
JAKARTA – Keheningan sepuluh hari terakhir Ramadhan pecah oleh sebuah pernyataan terbuka yang emosional sekaligus tajam dari Dokter Tifa. Melalui akun media sosialnya, sang dokter secara mengejutkan menyatakan “berbeda jalan” dengan koleganya, Rismon Hasiholan Sianipar, yang kabarnya mengajukan Restorative Justice kepada mantan Presiden Jokowi di Solo.
Baca Juga: “Singa Parlemen” Turun Gunung! R. Ach. Djoni Tunaidy Resmi Nahkodai PSI Sumenep
Langkah Rismon ini dianggap sebagai sebuah “anomali” dalam gerakan perlawanan yang selama ini dibangun bersama Dokter Tifa dan Roy Suryo. Tifa menyebut langkah Rismon sebagai jalan rendah yang dipicu oleh tekanan kekuasaan yang keji.
Tekanan Kekuasaan dan Integritas Publik
Baca Juga: Prabowo & Nuzulul Quran: “Jika Pemerintah Bersih, 287 Juta Rakyat Akan Sejahtera!” (Bagian II)
Dalam kacamata Psikologi Politik dan Administrasi Publik, fenomena yang menimpa Rismon—seperti yang digambarkan Dokter Tifa—adalah bentuk Structural Coercion (pemaksaan struktural). Ketika sebuah kekuasaan menggunakan instrumen hukum dan tekanan reputasi (seperti isu ijazah palsu Jepang) untuk membungkam kritik, maka integritas individu sedang diuji di titik nadir.
Dokter Tifa secara implisit menyoroti kegagalan fungsi perlindungan negara terhadap warga negara yang kritis. “Kekuasaan seharusnya melindungi rakyat, bukan alat untuk membungkam mereka,” tegas Tifa. Analisis ini senada dengan teori Accountability of Power, di mana transparansi (terkait ijazah) seharusnya dijawab dengan pembuktian empiris, bukan dengan tekanan yang menghancurkan ruang bernapas individu.
Diplomasi Sunyi vs Kompromi Politik
Pilihan Rismon untuk menempuh Restorative Justice memicu perdebatan mengenai batas antara “damai demi keselamatan” dengan “kompromi atas kebenaran”. Tifa memilih jalan sunyi namun tetap berdiri tegak, sebuah sikap yang dalam administrasi publik dikenal sebagai Moral Integrity in Leadership.
Baca Juga: Etika Kepemimpinan: Menakar Narasi Prabowo dan Aksi Said Abdullah dalam Standar Global Apple
Kekecewaan Tifa yang dialamatkan kepada lingkar kekuasaan Jokowi menunjukkan bahwa narasi ijazah ini telah bergeser dari sekadar urusan administratif menjadi urusan martabat dan eksistensi politik. Sejarah Bambang Tri dan Gus Nur seolah diputar kembali dalam babak yang lebih dramatis di penghujung Ramadhan 2026. [*]
Pernyataan dr Tifa
Bismillahirrahmanirrahiim.
Beberapa hari ini saya memilih menarik diri sejenak dari berbagai urusan.
Memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan, saya ingin memusatkan diri pada ibadah: sholat, tadarus, membaca kitab-kitab hikmah, dan lebih banyak berdiam di… pic.twitter.com/7e88zt7MXI
— Dokter Tifa (@DokterTifa) March 17, 2026



![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)