KH. Fayyadl As’ad Ganding Restui Nur Faizin Caleg PKB DPRD Jatim

Terbit: 14 Oktober 2018 | 01:22 WIB

MADURA EXPOSE– Betapa terharu dan bangganya Nur Faizin, MA, Caleg PKB dari Dapil XIV MA KH Fayadl As’ad turun gunung mengantarkan Nur Faizin, MA mengembalikan formulir bacaleg ke DPW PKB Jawa Timur di Surabaya untuk menjadi caleg Dapil XIV Madura.

KH Fayadl As’ad merupakan representasi sosok Kiai sepuh di Madura yang selama ini berkhidmat untuk NU dan PKB.

Secara tersirat, hal ini memberikan warna baru dalam komposisi caleg muda dan tua mengawal Madura. 

Jen, panggilan akrab Nur Faizin diantar ke DPW PKB Jawa Timur oleh KH Fayadl As’ad dan rombongan dari kalangan muda NU. Ketua Dewan Syuro PKB Kabupaten Sumenep ini merestui Jen dengan iringan doa.

Sebagai informasi Nur Faizin aktif di lingkungan NU sebagai Koordinator Wilayah Madura Densus 26 (Pendidikan Khusus Da’i Ahlussunnah wal Jamaah 1926) dan Pengurus Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor.

Pendaftarannya sebagai caleg muda dari kalangan NU didukung oleh pelbagai pihak.

Sosoknya yang mudah akrab, sopan, takdim pada Kiai, dan berwawasan luas menjadi pertimbangan keluarga KH Fayadl As’ad merestui Jen mengabdi untuk NU di jalur politik.

Hal ini disampaikan Nyai Hj Zainab Ali Hisyam yang ikut menyertai rombongan.

“Harapan saya Jen bisa mewakili rakyat Madura secara keseluruhan dan membawa kepentingan perempuan Madura yang selama ini masih dianggap marjinal. Selain itu, Jen bisa mengakarkan NU dan PKB utamanya di kalangan milenial. Saatnya sesepuh di Madura mempercayakan kepentingan politiknya pada kalangan muda seperti Jen ini. Biar berjalan regenerasi,” ungkap Nyai Zainab.

Nur Faizin sendiri ketika dimintai keterengan merasa terharu dengan perjuangan KH. Fayadl As’ad.

“Walau kesehatan beliau kurang baik, tapi semangatnya sungguh luar biasa. Membuat kita yang muda-muda malu. Tak ada alasan bagi saya untuk tidak mengikuti jejak para Kiai seperti beliau.

Nur Faizin

Saya sebagai santri sami’na wa atoqnapada beliau, pada sosok Kiai. Saya dididik orangtua untuk tunduk pada guru, pada Kiai. Apapun perintahnya kudu dijalankan. Santre Ngireng Keae. Mohon doanya, insya Allah kalimat sakti ini saya jadikan tagline pencalonan saya,” tegas Faizin.
(rbc/tim)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *