Madura Expose, Sumenep—Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur Syaiful Bahri, diduga pura-pura tidak tahu terkait pemenang mega proyek renovasi pasar Lenteng.

Hal ini terbukti saat awak media konfirmasi langsung kepada Syaiful Bahri Selaku Kadis Perindag di ruang kerjanya, pihaknya mengatakan kurang tahu siapa pemenang tender mega proyek tersebut.

“Waduh saya kurang tahu yaa, pokoknya ada nama Sumekar apa gitu, ” ucap syaiful gelisah, Senin (15/10) kemarin.

Bahkan saat ditanya nama pemilik kontraktor pemenang tender itu, pihaknya seperti ennggan untuk menyebutkannya.”Mungkin nama Direkturnya atau yang mengerjakan itu kalo tidak salah H. Imam itu,” ujarnya dengan nada lirih.

Lebih parahnya lagi, Kadisperindag saat ditanya soal dasar hukum terkait renovasi pasar lenteng, pihaknya malah melemparkan soal itu kepada anak buahnya. “Lo silakan ke PPKO, saya tidak hafal itu, yang saya urusi Industri dan Perdagangan, ” kilahnya.

Namun pernyataan Kadisperindag mendapat tanggapan serius dari Anggota DPRD Kabupaten Sumenep Komisi II, H. Masdawi, pihaknya mengkonotasikan seperti seseorang mempunyai anak namun memakai beby siter.

“Begitulah sama dengan kita punya anak, udah punya baby siter ya kan, sama dengan pemerintah kita ada bagian Hukum, jadi kalau kata bagian hukun ok ya maka ok. Maka bisa jadi tidak pernah dia membaca aturannya karena sudah mengandalkan bagian hukum, ” ujar Masdawi kepada awak media.

Namun, sambung Masdawi Politisi Demokrat itu, selayaknya seorang pemimpin harua mampu menguasai semua yang berurusan dengan apa yang di pimpinannya, jika dia tidak mampu maka jangan jadi pemimpin.

“Itu hanya cari aman saja, atau bisa juga dia memang tidak faham persoalan itu, ” pungkasnya. (sap/ajm).

HotNews:  Survei Elektabilitas: PDIP Makin Kukuh di Puncak, PSI Melejit