Motif Penyiraman Air Panas Suryati Belum Terungkap

Terbit: 28 Desember 2017 | 04:55 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Hingga saat ini pihak Polres Sumenep mengaku belum bisa mengungkap motif penyiraman air panas Suryati yang dilakukan oleh suaminya sendiri.

“Utk motif sementara blm jls tp diawali cekcok mulut lalu disiran dg air panas bekas olahan pentol,” beber abd Mukid9 Kasubag Humas Polres Sumenep, melalui media partner, Kamis dini hari 28 Desember 2017.

Diberitakan sebelumnya, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terjadi pada

Suryati Warga Dusun Sempangan, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur, menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang disiram dengan air panas oleh suaminya sendiri pada Rabu (27/12) kemarin.

Peristiwa terjadi sekira pukul 8:30 wib dirumah kontrakannya di Dusun Padurekso, Desa Kalinget Timur, Kecamatan Kalianget. Pada saat itu Suryati ( korban) sedang memasak pentol yang akan dijual oleh Suaminya Ponidi (30) pelaku.

Namun, entah apa yang menjadi permasalahan, hingga pasutri itu terlibat cekcok mulut dan tiba – tiba si suami mengambil air panas bekas olahan pentol lantas disiramkan ke tubuh istrinya.

“Karena tubuhnya merasa kepanasan, korban langsung lari kekamar mandi,” kata Humas Polres Sumenep, Abd Mukid.

Paha korban juga melepuh terkena air panas yang disiramkan suaminya.

Menurutnya, korban langsung dilarikan ke Polindes setempat oleh Suaminya dibantu tetangganya untuk dilakukan penanganan pertama.
“Setalah itu korban dibawa ke Puskesmas kalianget untuk dilakukan perawatan medis,” katanya.

Korban mengalami luka melepuh ditubuh bagian kanan mulai dari bawah ketiak hingga betis sebelah kanan.

” Pelaku dijerat dengan Pasal 44 UU no 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan Ancaman diatas 5 tahun penjara,” tandasnya.

(uni/fer)

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *