Fahira Idris: Tokoh Seperti AM Fatwa Bisa Dihitung Jari

Terbit: 16 Desember 2017 | 07:43 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris menyampaikan rasa duka cita atas wafatnya politikus senior AM Fatwa. Selain itu dia menilai di Indonesia tokoh seperti dia bisa dihitung dengan jari. Sosok ini ikhlas menempuh resiko mengorbankan kebebasannya bahkan nyawanya sekalipun.

Tak hanya itu, lewat media sosial twitternya dia menyampaikan pandangannya soal sosok AM Fatwa.

1. Bismillaahirrohmaanirrohiimm…

2. Di Indonesia, tokoh seperti Bp. AM Fatwa bisa dihitung dg jari. Kecintaan terhadap Indonesia membuat dirinya ikhlas menempuh resiko mengorbankan kebebasannya bahkan nyawanya sekalipun. Setiap rezim berubah menjadi otoriter, Pak Fatwa-lah tokoh yang berada paling depan melawan.

3. Pak AM. Fatwa menjadi ikon perlawan dan sikap kritis terhadap rezim Orde Lama dan Orde Baru.

4. Pak AM. Fatwa rela tubuhnya didera, jiwanya dibelunggu, dan kebebasannya direnggut demi konsistensinya memihak kebenaran dan menyuarakan suara rakyat yang dizalimi. Dia rela kehilangan sebagian besar umurnya di penjara demi melihat Indonesia menjadi negara besar yg demokratis.

5. Jika bicara konsistensi, keberanian, dan bertanggung jawab, Pak AM Fatwa lah orangnya.

6. Pak AM. Fatwa, kami rakyat Indonesia berhutang banyak kepada mu. Engkau telah mengajarkan kepada kami apa itu konsistensi, keberanian, dan tanggung jawab. Engkau telah tunjukkan kepada kami bagaimana cara mencintai Indonesia seutuhnya.

7. Walau ragamu sudah tiada, nama mu terukir abadi di hati kami. Apa yg telah engkau lakukan akan dicatat dlm tinta emas perjalanan negeri yg besar ini. Beristirahatlah dg tenang Pak AM Fatwa. Izinkan kami melanjutkan perjuanganmu menjaga Indonesia.

8. Sekian dan Terima Kasih.

(rot/tbc)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *