Misi Kemanusiaan Bunda Jelita Sumenep: Salurkan Bantuan Lewat PMI untuk Korban Bencana di Sumatera

Terbit: 26 Januari 2026 | 22:20 WIB

SUMENEP, MaduraExpose.com – Sebagai wujud nyata dedikasi dalam pelayanan sosial, organisasi Bunda Jelita Kabupaten Sumenep secara resmi menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak musibah di wilayah Sumatera. Penyerahan donasi ini dilakukan secara simbolis melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumenep sebagai mitra distribusi resmi.

Aksi ini merupakan bentuk empati mendalam dan solidaritas lintas wilayah, menunjukkan bahwa kepedulian sosial warga Sumenep melampaui batas geografis demi meringankan beban sesama yang sedang mengalami kondisi darurat.

Solidaritas sebagai Wujud Tanggung Jawab Sosial

Ketua Bunda Jelita Kabupaten Sumenep, Ima Edy Rasiyadi, menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan tanggung jawab moral untuk menjaga semangat gotong royong di tengah tantangan sosial yang kompleks.

“Kegiatan kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, sekaligus wujud tanggung jawab sosial untuk saling membantu. Kami berkomitmen hadir di tengah-tengah warga melalui program sosial lainnya sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujar Ima Edy Rasiyadi di Kantor PMI Kabupaten Sumenep, Senin (26/01/2026).

Dukungan Logistik dan Penguatan Moral

Bantuan yang diserahkan meliputi dana tunai dan pakaian layak pakai berkualitas yang dikumpulkan melalui penggalangan donasi mandiri oleh para anggota Bunda Jelita. Namun, lebih dari sekadar materi, misi ini bertujuan memberikan dukungan psikologis bagi para penyintas bencana.

Pihaknya ingin dengan nilai kemanusiaan dan solidaritas mampu memberikan dukungan moral, agar masyarakat tetap kuat dan optimistis. “Kami ingin hadir bukan melalui bantuan saja, tetapi juga memberikan semangat dan harapan agar masyarakat bisa bangkit kembali,” tambahnya.

Kebersamaan: Kunci Pemulihan Pasca-Bencana

Melalui aksi pelayanan ini, Bunda Jelita mengajak seluruh elemen masyarakat di Sumenep untuk terus menumbuhkan empati. Menurut Ima, kepedulian yang tumbuh dari hati nurani akan memperkuat rasa persaudaraan dan secara otomatis mempercepat proses pemulihan fisik maupun mental bagi warga yang terdampak musibah.

Kebersamaan dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan di masa depan. Semangat ini diharapkan terus menyebar, menjadikan Sumenep sebagai daerah yang responsif dan memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu sosial nasional. (Nadayana/Red.)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Lebaran dr. Tifa: Antara Langkah Sunyi, Luka yang Sakral, dan Kemenangan Hati

Terbit: 19 Maret 2026 | 20:10 WIB SUMENEP – Di tengah gempita perayaan Idul Fitri 1447 H, sebuah pesan kontemplatif datang dari sosok intelektual dr. Tifauzia Tyassuma (dr. Tifa). Melalui…

Mudik 2026: Komisi VI DPR RI Soroti Kegagalan Mitigasi BUMN Karya di Jalur Krusial

Terbit: 17 Maret 2026 | 23:21 WIB JAKARTA – Arus mudik Lebaran 2026 yang seharusnya menjadi momentum kebahagiaan nasional, kini berubah menjadi ujian kesabaran bagi jutaan masyarakat. Kendala klasik berupa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *