Warga Sumenep Dibacok, Ini Modusnya!

Terbit: 19 Oktober 2017 | 21:28 WIB

MADURAEXPOSE.COM– Sungguh ironis peristiwa pembacokan yang menimpa Mustofa, warga Dusun/Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (19/10/2017) sekitar pukul 17.00 Wib.

Pasalnya, sebelum korban dibacok pelaku yang diduga dilakukan Mukhlis, tetangganya sendiri, pelaku terlebih menelpon korban dan meminta tolong karena sedang digigit ular.

Mendapat kabar tetangganya digigit ular dan meminta tolong, tanpa curiga korban mendatangi lokasi dimana pelaku digigit ular.

Namun apes, setibanya korban di lokasi, dan berniat menolong pelaku, pelaku malah menyabetkan senjata tajam yang dipersiapkan ke tubuh korban.

Akibatnya, korban mengalami luka serius pada bagian tubuhnya, dan terkapar di lokasi kejadian.

“Sebelum korban dibacok, korban ditelepon pelaku yang katanya sedang digigit ular dan meminta tolong. Tapi sesampainya korban di TKP, korban malah dibacok oleh pelaku,” kata warga Desa Montorna, yang meminta namanya dirahasiakan.

Mendengar peristiwa itu, warga sekitar langsung mendatangi lokasi kejadian dan menolong korban. Namun karena luka korban cukup parah, korban dilarikan ke Puskesmas Ganding, sebelum dirujuk ke rumah sakit Sumenep.

Sementara pelaku dikabarkan melarikan diri, usai melakukan pembacokan.

“Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Ganding, tapi karena lukanya cukup parah, korban dirujuk ke rumah sakit di Sumenep,” imbuhnya.

Sedangkan oleh warga, perkara penganiayaan tersebut sudah dilaporkan kepada petugas kepolisian Polsek Pasongsongan. Dan petugas dari Polsek Pasongsongan, sudah mendatangi ke lokasi kejadian.

Namun hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi aparat kepolisian terkait peristiwa pembacokan di Montorna.

Bahkan Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Suwardi saat diberitahu peristiwa itu, mengatakan akan menidaklanjutinya ke petugas Polsek Pasongsongan.

(Ita/Din/Mex)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *