Safari Kepulauan: Bupati Sumenep Ingatkan Kades Soal DD

Terbit: 4 Oktober 2017 | 01:11 WIB

MADURAEXPOSE.COM– Disela kesibukannya mengunjungi sejumlah infrastruktur di kepulauan, Bupati Sumenep A. Busyro Karim mengingatkan kalangan kepala desa di Sepudi agar tidak main-main dalam mengelola dana desa (DD) yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah di tiap desa.

Bupati mengingatkan dengan tegas, karena tahun depan anggaran DD dipastikan terus bertambah besar.

“Tolong jangan main-main karena Dana Desa sangat besar dan pelaksanaannya dalam pengawasan aparat penegak hukum, “ungkap Bupati Busyro.

Politisi yang juga pernah menjabat Ketua DPRD sumenep selama dua priode ini menambahkan, hendaknya semua kepala desa memanfaatkan dana desa dengan sebaik-baiknya dan tidak menyimpang.

“DD harus digunakan dengan baik agar pembangunan berkembang dengan cepat, “imbuhnya.

Pengasuh Pondok Peantren Alkarimiyah ini memastikan, bahwa tahun depan dana desa akan ditambah lebih besar. Hal ini, lanjut Bupati, memerlukan kesungguhan para kepala desa beserta seluruh aparatur desa yang ada.

“Jadi tolong jangan main-main. Tahun depan dana desa akan bertambah lagi”, himbaunya.

Selain masalah DD, bupati juga memyampaikan pentinhnya absensi online di kepulauan, guna memonetoring semua ASN dalam menjalankan tugas kesehariannya sebagai abdi negara.

“Dalam waktu dekat kami akan berlakukan absensi online di kepulauan. Ini penting agar bisa dipantau siapa yang rajin DAN ASN yang sering bolos,” pungkasnya. (Dir/Fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *