Masuni: Kepala Desa Jangan Egois

Terbit: 12 Agustus 2017 | 01:28 WIB

MADURAEXPOSE.COM– Banyaknya kepala desa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang tidak menempati balai desa saat bekerja mendapat sorotan dari banyak kalangan. Bahkan, Kepala Dinas Pengembangan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumenep, Ahmad Masuni, menegaskan jika kebiasaan kepala desa yang ngantor di rumahnya menyalahi aturan karena dapat menghambat pelayanan kepada masyarakat.

“Balainya ada kok malah ngantor di rumah. Itu menyalahi aturan,” kata kepala Dinas Pengembangan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumenep, Ahmad Masuni, Senin (6/3/2017).

Ia menjelaskan, berdasarkan Permendagri balai yang ada di setiap desa harus menjadi pusat pelayanan kepada masyarakat. Pada waktu jam kerja, para kepala desa dan aparatnya harus menjadikan balai desa sebagai kantor dalam melayani masyarakat. Sebab, jika berkantor di rumah, selain dapat menghambat pelayanan kepada masyarakat, juga dapat membuat balai desa tidak terawat atau bahkan rusak.

“Kalau semua pekerjaan dilakukan di balai desa, nanti kan desa jadi hidup,” terangnya.

Mantan kepala BPMKB itu juga menyesalkan sikap beberapa kepala desa yang masih mengedepankan sikap politik meski sudah terpilih. Sebab, ada beberapa kepala desa yang tidak menempati balai desa karena berdekatan dengan rival politik. Menurutnya, urusan politik seharusnya sudah selesai bersamaan dengan selesainya masa pemilihan sehingga tidak mengorbankan masyarakat.

“Kepala desa jangan egois. Jika pemilihan sudah selesai, maka kesampingkan urusan politik. Waktunya melayani masyarakat,” jelasnya.

Maka dari itu, pihaknya mengaku akan melakukan monitoring dan turun ke bawah untuk memetakan dimana saja kepala desa yang tidak menjadikan balai sebagai kantor atau bahkan tidak mempunyai kantor. Untuk kemudian akan diberikan pembinaan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.

(NMC/Fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *