Pemkab Sumenep Gelontorkan Hibah Alat Keselamatan dan Kembangkan Transportasi Modern

Terbit: 18 September 2025 | 17:18 WIB

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengambil langkah signifikan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan transportasi, terutama di sektor laut.

 

Dengan geografis yang didominasi wilayah kepulauan, Pemkab Sumenep memberikan hibah alat keselamatan canggih bagi para pemilik kapal, sebuah upaya konkret yang patut diperhatikan.

 

Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, pada Kamis (18/09/2025), mengumumkan bahwa Pemkab telah menghibahkan 83 unit Automation Identification System (AIS) kepada pemilik kapal penumpang. Alat ini tidak hanya berfungsi sebagai pelacak, tetapi juga terintegrasi langsung dengan aplikasi digital bernama “Si Kapal”.

 

 

“Untuk faktor keamanan transportasi laut masyarakat, kami telah memberikan hibah alat kepada pemilik kapal penumpang yang terhubung dengan aplikasi Si Kapal sejumlah 83 alat pendeteksi,” kata Imam Hasyim.

 

 

AIS adalah teknologi modern yang memungkinkan pemantauan posisi kapal secara waktu nyata (real-time). Dengan demikian, jika terjadi insiden di laut, tim penyelamat bisa dengan cepat mengidentifikasi lokasi kapal dan melakukan penanganan darurat. Hal ini diharapkan bisa menekan jumlah korban jiwa akibat kecelakaan laut.


 

Bukan Sekadar Laut, Transportasi Darat dan Udara Juga Dibenahi

 

Upaya Pemkab Sumenep tidak berhenti di sektor laut. Sektor transportasi darat juga mengalami perkembangan. Terminal Arya Wiraraja, yang baru dioperasikan oleh Kementerian Perhubungan, kini menjadi pusat aktivitas penumpang yang lebih terorganisir.

 

 

Selain itu, kemunculan empat operator ojek online juga memberikan lebih banyak pilihan layanan transportasi yang praktis bagi masyarakat Sumenep.

 

 

Di sektor udara, Bandara Trunojoyo terus berupaya “dihidupkan” kembali. Saat ini bandara tersebut melayani rute perintis Sumenep-Pagerungan dan Sumenep-Bawean, serta menjadi lokasi bagi dua sekolah penerbangan. Pemerintah juga berencana membuka kembali rute komersial Sumenep-Surabaya, Sumenep-Jakarta, dan menambah rute perintis ke Masalembu.


 

Peralatan Canggih dan Subsidi Bahan Bakar untuk Nelayan

 

Secara terpisah, pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget juga memperkenalkan kebijakan baru untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi. Kepala KSOP Kalianget, Azwar Anas, menjelaskan bahwa kapal berkapasitas di bawah 7 GT kini diwajibkan memiliki e-pass kecil untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

 

E-pass kecil ini berbentuk kartu mirip ATM, yang menggantikan dokumen kertas yang merepotkan. Kebijakan ini tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi.

 

 

“E-pass kecil ini syarat wajib beli BBM subsidi. Tanpa kartu itu, nelayan tidak bisa beli BBM. Tahun ini sudah kami terbitkan 100 e-pass kecil gratis, termasuk membagikan 100 life jacket,” ujar Azwar Anas.

 

 

Langkah-langkah strategis yang dilakukan Pemkab Sumenep, bersama dengan instansi terkait, menunjukkan komitmen kuat dalam menjamin keselamatan, kenyamanan, dan kemudahan bagi warganya dalam bertransportasi.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Kodim Sumenep Serahkan Truk Operasional KDKMP, Perkuat Ekonomi Desa

Terbit: 28 April 2026 | 12:19 WIB SUMENEP – Langkah strategis ditempuh Kodim 0827/Sumenep dalam memperkuat urat nadi perekonomian perdesaan. Penyerahan satu unit truk operasional kepada Kelompok Daerah Kerja Mandiri…

Dandim Sumenep Gaspol: Jembatan Ambunten & Bedah Rumah Warga

Terbit: 26 April 2026 | 11:31 WIB SUMENEP – Komitmen TNI dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur dan pengentasan hunian tidak layak di Sumenep kian nyata. Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *