Peringatan Keras Menkeu: Pemain Cukai Ilegal Akan Dibasmi Sampai Akarnya!

Terbit: 16 September 2025 | 18:54 WIB

MaduraExpose.c0m– Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan ancaman serius. Dalam pernyataan terbarunya, ia menegaskan niatnya untuk membongkar dan menindak tegas praktik “permainan” dan pemalsuan cukai rokok yang selama ini merugikan negara.

 

 

Pernyataan ini muncul di tengah kajian kebijakan tarif cukai rokok tahun 2026. Purbaya mengaku sedang menganalisis secara mendalam potensi pendapatan negara yang selama ini hilang akibat rokok ilegal. “Katanya ada yang main-main, di mana main-mainnya?” tantangnya.

 

 

Ini bukan lagi sekadar wacana. Menkeu Purbaya bertekad membuktikan ucapannya. Ia kini tengah menghitung berapa besar potensi penerimaan negara jika praktik curang ini berhasil diberantas. “Kalau misalnya saya beresin, saya bisa hilangkan cukai-cukai palsu, berapa pendapatan saya? Dari situ nanti saya bergerak,” tegasnya dikutip dari Kompas.com.

 

 

Pernyataan ini adalah sinyal bahaya bagi para pelaku kejahatan cukai. Kebijakan tarif cukai rokok tahun depan akan sepenuhnya bergantung pada hasil studi dan analisis di lapangan.

 

Jika Purbaya benar-benar mampu memberantas jaringan cukai ilegal, maka bersiaplah, karena akar-akar kejahatan ini akan dicabut hingga tuntas.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Kodim Sumenep Serahkan Truk Operasional KDKMP, Perkuat Ekonomi Desa

Terbit: 28 April 2026 | 12:19 WIB SUMENEP – Langkah strategis ditempuh Kodim 0827/Sumenep dalam memperkuat urat nadi perekonomian perdesaan. Penyerahan satu unit truk operasional kepada Kelompok Daerah Kerja Mandiri…

Dandim Sumenep Gaspol: Jembatan Ambunten & Bedah Rumah Warga

Terbit: 26 April 2026 | 11:31 WIB SUMENEP – Komitmen TNI dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur dan pengentasan hunian tidak layak di Sumenep kian nyata. Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *