Ini Penjelasan Bupati Busyro Soal Ripparkab 2017-2025

Terbit: 8 Juni 2017 | 07:26 WIB

MADURAEXPOSE.COM—Baru-baru ini Bupati Sumenep A.Busyro Karim mengeluarkan statemen yang cukup mengagetkan masyarakat luas, terkait rencana penerapan Pariwisata Syariah di Ujung Timur Pulau Madura tersebut, yang memang dikenal dengan banyaknya lembaga pendidikan madrasah dan Pondok Pesantren.

Suami Nurfitriana itu menargetkan sector adanya Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Kabupaten (Ripparkab) 2017-2025. Bahkan tidak menutup kemungkinan, pihaknya juga berencana melakukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) khusus pembangunan Kepariwisataan di Kabupaten Sumenep.

“Pengelolaan sector Pariwisata di Sumenep akan kami buatkan Ripparkab dan juga Raperda agar tetap menitik beratkan pada norma agama dan nilai-nilai budaya lokal,” ungkap Bupati Sumenep, DR. A Busyro Karim kepada awak meida, baru-baru ini.

Dr.A.Busyro Karim, Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Busyro membeberkan, draf penyusunan Raperda dan Ripparkab untuk dinasti wisata itu nantinya bertumpu pada empat pilar utama, yakni destinasi pariwisata, industri pariwisata, pemasaran pariwisata dan kelembagaan pariwisata.
“Empat hal tersebut nantinya akan menjadi pedoman bagi arah kebijakan dan strategi yang akan dilakukan oleh SOPD dalam menyusun programnya, sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing,” imbuhnya.

Dirinya menjelaskan secara rinci, bahwa untuk dunia usaha masyarakat, Rancangan Perda akan sangat diperlukan sebagai pedoman sekaligus petunjuk strategis dalam mengembangkan berbagai skema kemitraan yang akan dirajut oleh pihak Pemkab Sumenep dengan investor atau swasta.

“Sedangkan Ripprakab, akan menjadi penentu arah kebijakan dalam peningkatan kapasitas dan peras setera masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan daerah,” tandasnya.

Sc.saat peluncuran VisitSumenep 2018/net.

Selain menjadi pedoman dalam peningkatan sector pariwasata, lanjut Busyro, dengan adanya Ripparkab, akan membantu masyarakat dalam melakukan pengembangan citra pariwisata itu sendiri.

“Target kita bagaimana Sumenep ini mampu menjadi destinasi wisata yang aman, nyaman. Endingnya akan mampu berdaya saing secara berkesinambungan dalam membangun kemitraan bidang pemasaran terpadu dan seterusnya,” tutup Bupati Busyro Karim. [Roi/Fer/***]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *