Babinsa Ramil Ambunten Dampingi Petugas Distan dan PPL

Terbit: 6 April 2017 | 08:06 WIB

MADURAEXPOSE.COM– Padi yang berumur kurang dari tiga bulan, rentan terhadap serangan penyakit atau hama. Salah satunya adalah hama Blits, walang sangit, Tomket, Keong dll, yang menyerang tanaman padi berumur tiga bulan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Bapak. Matdruha dari Dinas Pertanian Sumenep, Asmoni PPL Kecamatan Ambunten didampingi Anggota Babinsa Koramil 0827/10 Ambunten, Kopka Siswoto selaku Babinsa Desa Tambak Agung Tengah melaksanakan sosialisasi tentang hama Blast, Walang Sangit, Tomket, Keoang kepada Kelompok dan Petani Desa Tambak Agung Tengah, Kecamatan Ambunten yang bertempat di rumah Dusmono.

Bapak Matdruha sebagai nara sumber dalam pertemuan mengatakan, “Hama yang menyerang pada tanaman padi sangat banyak diantaranya Wereng, Tomket, tikus, keong dan salah satunya hama Blast pada padi, hama Blast adalah hama yang menyerang tanaman padi setelah di tanam kurang lebih umur 3 bulan. Hama ini sangat meresahkan petani, karena begitu tanaman padi diserang, tanaman yg semula tampak hijau subur akan berubah warna dan timbul bintik bintik coklat, lambat laun tanaman menjadi layu dan akhirnya mati”, ujarnya.

Sebagai Babinsa Koramil Kopka Siswoto mengatakan, “diharapkan dengan diadakannya sosialisasi ini, petani bisa mengambil langkah-langkah guna mengantisipasi bahaya hama padi termasuk hama Blast dan bisa melakukan tindakan guna mencegah serangan hama tersebut sehingga tidak terjadi dan gagal”, ungkapnya.

Dengan adanya pertemuan dan sosialisasi ini sebagai Babinsa mengharapkan kepada Kelompok tani maupun petani perseorangan di wilayah Desa Tambak Agung Tengah maupun. Desa- Desalainya yang ada di Kecamatan Ambunten ini agar secepatnya memberikan informasi kepada Babinsa maupun PPL apabila di daerahnya atau sawahnya terserang hama, sehingga bisa segera diambil langkah untuk membasmi atau menangani hama.

“sehingga hasil pertanian tidak terganggu dan hasil panen bisa sesuai yang diharapkan kita semu”, pungkasnya.‎

[Purnomo/Arbania]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *