Gili Kedis, Pulau tak berpenghuni nan eksotis

Terbit: 26 Maret 2017 | 22:57 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Pernah menyaksikan film Cast Away yang berkisah tentang pria yang terdampar di sebuah pulau seorang diri? Anda bisa merasakannya langsung di Gili Kedis, pulau kecil tak berpenghuni yang terletak di pesisir barat daya Pulau Lombok ini.

Dibandingkan dengan Gili Trawangan, Gili Meno atau Gili Air, pulau yang satu ini tak terlalu populer. Oleh karena itu pengunjungnya pun belum terlalu banyak, sehingga rasanya seperti berada di pulau pribadi!

Karena ukurannya cukup kecil (mungkin luasnya tak lebih dari lapangan sepakbola), Anda hanya butuh waktu selama 10 menit saja untuk mengelilinginya. Makanya warga lokal menyebutnya Gili Kedis atau “Pulau burung pipit”.

Meskipun mungil, namun pulau yang ditumbuhi beberapa tanaman peneduh ini memiliki pemandangan yang amat menawan dan alami. Pasirnya begitu putih dengan formasi batu karang yang begitu unik layaknya kanal-kanal dengan air yang amat jernih. Anda akan dengan mudah melihat ikan-ikan kecil berenang di sekitarnya.

Suasananya yang romantis sangat cocok bagi Anda yang ingin menghabiskan waktu dengan pasangan di pulau pribadi sambil menyaksikan sunrise atau sunset nan eksotis. Wajar saja kalau Gili Kedis juga dijuluki Honeymoon Island.

Gili Kedis
Lokasi: Sekotong Tengah, Kabupaten Lombok Barat.
Tiket Masuk: Gratis
Cara ke Sana: Untuk mengunjungi Gili Kedis kita harus berkendara dengan waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam dari pusat Kota Mataram atau dari Bandara Internasional Lombok, Praya ke Pelabuhan Tawun. Dari Tawun lanjutkan menyebrang dengan menyewa perahu – biayanya kurang lebih Rp200.000,- untuk 1 boat PP. Alternatif lainnya adalah menyewa perahu dari Perkampungan nelayan di samping Pelabuhan Lembar dengan harga Rp300.000,-/perahu PP.

[tripcanvas]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

RAHASIA TANEROS

Terbit: 29 Maret 2026 | 18:17 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Di balik deburan ombak Pesisir Beluk Ares, Kecamatan Ambunten, tersimpan sebuah rahasia geografis yang jarang disadari publik. Pantai Taneros (atau…

Memoles Tuah Janur di Pantai Lombang

Terbit: 27 Maret 2026 | 21:28 WIB SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya dalam mentransformasi tradisi lokal menjadi instrumen penggerak ekonomi daerah. Melalui penyelenggaraan Festival Ketupat 2026 di Pantai…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *