Lagi, Polisi Sumenep “Dikadali” Penambang Pasir Liar

Terbit: 7 Maret 2017 | 09:13 WIB

MADURAEXPOSE.COM— Penambangan pasir liar di Kabupaten Sumenep kerap kali terjadi meski sudah banyak memakan korban. Bahkan tak jarang, para penambang pasir tersebut sudah sering berhadapan dengan petugas dan pernah berurusan dengan massa. Anehnya, mereka seperti tidak pernah kapok. Apa benar mereka tidak takut polisi?

Terbaru, Polres Sumenep, Madura menggagalkan aktifitas penambangan pasir liar di pesisir pantai Dusun Bajung Timur, Desa Ambunten Barat, Kecamatan Ambunten, Senin (6/3) kemarin. Sayangnya, Polisi gagal meringkus pelaku, dan hanya berhasil mengamankan sebuah dump truk dengan nomor polisi M 8638 UV. Kisahnya, para pelaku penambang pasir lolos dari kejaran polisi.

“Kemungkinan pelaku mengetahui kalau ada polisi, jadi langsung melarikan diri,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi kepada awak media, kemarin.

Suwardi menyebutkan, lahan penambangan pasir liar itu diduga milik Sunam, warga setempat. Sedangkan operasi kepolisian itu sendiri dilakukan pukul 03.00 Wib. Dan masih menurut Suwardi, upaya penangkapan terhadap pelaku tambang pasir liar itu berawal dari informasi masyarakat, yang menyebutkan pesisir pantai desa Ambunten Tengah dan Desa Ambunten Barat kembali terjadi aktivitas penambangan pasir liar yang dilakukan antara pukul 02.00 hingga pukul 05.00 Wib.

Polisi menunjukkan kendaraan bermuatan pasir dari hasil tambang liar/Istimewa.

Polisi melakukan penyisiran tengah malam di pantai Dusun Bajung Timur dan ternyata benar, sejumlah orang tengah menaikkan pasir kedalam dump truk warna biru. Namun begitu melihat aparat, para penambang pasir liar itu kabur bersama sopirnya.

[mal/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *