
SUMENEP — Pemerintah Kabupaten Sumenep kini menghadapi tantangan serius: laju inflasi yang membayangi stabilitas ekonomi lokal. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru, Sumenep mencatatkan deflasi sebesar 0,11% secara bulanan pada Agustus 2025.
Namun, di sisi lain, inflasi tahun berjalan (year-to-date) sudah mencapai 1,71%, dan bahkan melambung menjadi 2,69% secara tahunan (year-on-year). Angka ini menempatkan Sumenep di posisi tertinggi di Jawa Timur, jauh melampaui rata-rata nasional.
Misi Mencari “Biang Kerok” Inflasi
Guna memecahkan teka-teki tingginya inflasi ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) tak tinggal diam. Mereka menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tajuk “Strategi Pengendalian Inflasi”, berkolaborasi dengan Lembaga Riset dan Inovasi Universitas Negeri Jember (LRI Unej).
Kepala BRIDA Sumenep, Benny Irawan, menegaskan bahwa riset menjadi kunci utama untuk mengendalikan gejolak harga. “Melalui riset ini, output-nya nanti bisa menjadi bahan rekomendasi untuk pelaksanaan kebijakan daerah,” ujarnya. Benny menambahkan, tujuan utama riset ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor pemicu inflasi, termasuk fenomena cost-push inflation (inflasi akibat kenaikan biaya produksi) atau demand-pull inflation (inflasi akibat lonjakan permintaan) yang mungkin terjadi di wilayah tersebut.
Menghadapi Fluktuasi Harga, Menuju Kebijakan yang Bijak
Riset ini melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menyempurnakan program yang ada. Namun, diakui Benny, masih ada beberapa OPD yang belum memberikan data lengkap. Ini menjadi tantangan tersendiri dalam menyusun rekomendasi kebijakan yang komprehensif.
“Setelah kegiatan ini, kami akan melanjutkan pendalaman data dari OPD lain untuk menyerap masukan berkaitan dengan inflasi,” jelasnya. Dengan kondisi inflasi yang terus berfluktuasi, pemerintah berharap riset ini bisa menghasilkan regulasi yang bijak. “Diharapkan akan muncul regulasi yang bijak untuk kembali baik,” pungkas Benny.
[ren/gim/fer]

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)