
MADURAEXPOSE.COM–Baru-baru ini menejelang pergantian tahun, warga kepulauan lagi-lagi dibuat stress dengan masih tingginya harga bahan bakar minyak (BBM) yang kerap ditemukan dengan harga dua kalilipat dibanding daratan. Padahal saat itu, terjadi penuruan harga di seluruh Indonesia
Berdasarkan laporan warga yang sudah di ekspose awak media, harga BBM masih saja meroket seperti yang terjadi di Pulau Kangean Sumenep. Misalnya, BBM jenis premium (bensin) harganya masih dikisaran antara Rp 11 ribu hingga 12 ribu perliternya. Sedangkan harga solar, Rp 8 ribu hingga 9 ribu perliternya. Anehnya, saat terjadi penurunan harga, pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Minyak dan Solar (APMS) hanya membeli seharga Rp 8 ribu perliter untuk BBM jenis premium, dan Rp 6 ribu perliter untuk BBM jenis solar.
“Rata-rata harga penjualan BBM jenis premium disini Rp 11-12 ribu perliter, sedang solar harganya Rp 8-9 ribu perliter. Dan harga Itu terpaksa kami pasang, meski kulakannya dari APMS hanya Rp 8 ribu perliter untuk bensin, dan Rp 6 ribu perliter untuk solar, karena kami tidak ingin rugi bila menjual dibawah harga yang kami tetapkan,” kata Usman (42), salah satu pedagang BBM eceran di Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa, pulau Kangean, Sumenep, kepada awak media.
Ditanya mengapa ia tega menjual BBM dengan harga sangat tinggi, pihaknya mengaku bukan tanpa alasan. Melainkan karena terpaksa, stok yang didapat dari APMS tidak sama stok BBM yang dibayar, sehingga pengecer takut rugi, dan menjual BBM dengan harga tinggi.
“Alasannya cukup sederhana, yakni kami takut rugi. Masak stok yang kami sebanyak 200 liter hanya dikasih 185 liter ?, terus dari mana kami dapat 15 liternya, ya terpaksa kami jual mahal,” bebernya.
Menurutnya, tradisi APMS “mengurangi” jumlah BBM dari jumlah yang dibeli pelanggannya, tidak hanya terjadi saat ini saja, melainkan sudah terjadi sejak lama, dan hampir membudaya dalam transaksi jual beli BBM.
Padahal dengan mengurangi stok pembeli dari 200 liter menjadi 185 liter, harga jual ditingkat pedagang/pengicer menjadi mahal, karena mereka ingin menutupi stok yang dicuri APMS sebanyak 15 liter per drum ukuran 200 liter.
“Kalau harga perliternya di APMS untuk premium hanya Rp 8 ribu, tapi karena jumlahnya dikurangi sementara bayarannya tetap, maka dengan sangat terpaksa kami pengecer menjualnya dengan harga tinggi, soalnya ingin menutupi pengurangan stok, coba stok yang kami beli utuh, tidak mungkin kami menjual mahal,” imbuhnya.
“Tindakan pengola APMS mengurangi stok pembelian BBM pedagang bukan hanya merugikan masyarakat, tapi masuk katagore pidana, karena menggelapkan hak orang lain untuk kepentingan pribadinya,” pungkasnya.
Sedangkan Hosni, salah satu pengelola APMS di Desa Duko, Kecamatan Arjasa, pulau Kangean, Sumenep, saat akan dikonfirmasi melalui telepon selulernya, tedengar nada ‘nomor ini tidak dapat dihubugi atau sedang berada diluar jangkauan. Sementara SMS yang dikirim media ke nomor pengelola APMS terkait dugaan pengurangan jatah BBM, juga tidak mendapat balasan, sehingga usaha konfirmasi tidak berhasil dilakukan.
Untuk diketahui, sejak tanggal 5 Januari 2016, Pemerintah memutuskan untuk menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Harga bensin Premium turun menjadi Rp 7.150 per liter dari harga semula Rp 7.300 per liter. Sedangkan harga Solar turun menjadi Rp 5.950 per liter dari harga sebelumnya Rp 6.700 per liter.[din/dbs/Ferry]

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
